Ali Sofyan Geram! Relawan Prabowo Desak Audit Dapur MBG: “Jangan Rusak Lingkungan Atas Nama Program Presiden”

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bekasi – Polemik dugaan pencemaran lingkungan dan perusakan jalan akibat aktivitas Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Perumahan Grand Vista Cikarang kian memanas. Kali ini, sorotan tajam datang dari Relawan Pembela Prabowo, Ali Sofyan, yang menegaskan bahwa program unggulan Presiden tidak boleh dijadikan tameng untuk mengabaikan aturan hukum dan hak warga.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Ali Sofyan menyampaikan kekecewaan atas dugaan pelanggaran prosedur yang dilakukan pengelola dapur MBG di RT 04 RW 08 Desa Jayamulya, Kabupaten Bekasi.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program mulia dan berpihak pada rakyat. Tapi kalau di lapangan ada dugaan pelanggaran lingkungan, perusakan fasilitas warga, serta tidak ada sosialisasi resmi, itu mencederai semangat Presiden. Jangan bawa-bawa nama Prabowo untuk membenarkan kelalaian,” tegas Ali Sofyan.

Ia menilai, jika benar terjadi penanaman pipa limbah dengan membongkar jalan lingkungan tanpa izin dan tanpa dokumen lingkungan yang sah seperti UKL-UPL atau persetujuan teknis pengelolaan air limbah, maka hal tersebut berpotensi melanggar regulasi lingkungan hidup dan tata kelola pemerintahan daerah.

Ali Sofyan juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program berskala massal yang beroperasi di tengah kawasan hunian padat penduduk. Menurutnya, dapur produksi makanan dalam jumlah besar wajib memiliki sistem pengolahan limbah yang memenuhi standar agar tidak mencemari saluran umum maupun sumber air warga.

“Ini bukan soal menolak program sosial. Justru kami mendukung penuh. Tapi dukungan itu harus dibarengi kepatuhan hukum. Kalau sampai ada limbah cair dibuang tanpa pengolahan layak dan jalan warga rusak, itu harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia mendesak Pemerintah Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi segera turun melakukan audit menyeluruh terhadap izin operasional dan instalasi pembuangan limbah dapur MBG tersebut.

“Jangan sampai publik menilai program ini berjalan ugal-ugalan di tingkat pelaksana. Presiden ingin rakyat sehat dan sejahtera, bukan lingkungan rusak dan warga resah,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Dapur MBG Grand Vista belum memberikan klarifikasi resmi atas tudingan perusakan jalan lingkungan dan dugaan pencemaran limbah.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi integritas pelaksana program MBG di daerah. Dukungan terhadap program nasional, menurut Ali Sofyan, tidak boleh membutakan terhadap potensi pelanggaran.

“Kalau ada yang salah, perbaiki. Kalau ada yang melanggar, tindak. Jangan lindungi pelanggaran atas nama program Presiden,” pungkasnya.

Publik kini menanti langkah konkret dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Sebab di balik program sosial yang digadang-gadang membawa manfaat besar, ada kewajiban hukum dan tanggung jawab lingkungan yang tidak boleh diabaikan.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Ali Sofyan Geram! Relawan Prabowo Desak Audit Dapur MBG: “Jangan Rusak Lingkungan Atas Nama Program Presiden”

Berita Terkait

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo
H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034
Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan
Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya 2026: Membawa Gagasan Transparansi, Digitalisasi, dan Penguatan Ekonomi Warga
Revitalisasi SMK Nur Insani Angsana Disambut Antusias Wali Murid, Anggaran Rp1,069 Miliar Direalisasikan
Dugaan Intimidasi Terhadap Pembina FORMASI, Polisi di Minta Ungkap Identitas Pelaku dan Tangkap
Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo

Sabtu, 26 September 2026 - 10:33 WIB

H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 7 September 2026 - 14:40 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya 2026: Membawa Gagasan Transparansi, Digitalisasi, dan Penguatan Ekonomi Warga

Berita Terbaru