Aliansi Masyarakat Menggugat Bupati Lebak ‎

Rabu, 1 April 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Lebak Banten.Gabungan Aliansi  Masyarakat Menggugat ( ALAREM ) Lebak Bersatu, menggelar pertemuan Akbar di Depan kantor Pemerintah  kabupaten Lebak Selasa Malam 31  Maret 2026. Dalam pernyataannya, Mereka  Akan Mengerahkan 10 Ribu Masa, Lakukan Aksi Demo Besar Besaran dengan pernyataan bupati Lebak Hasbi asyidiki di  acara halal bihalal.

‎Dalam pernyataan tersebut, Gabungan Aliansi Masyarakat Menggugat menyoroti ucapan bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jaya baya yang menyebut Wakil Bupati seorang mantan Narapidana

Arwan mengatakan” bahwa respons  yang mereka lakukan merupakan bentuk dari akumulasi terhadap keresahan masyarakat dalam  kepemimpinan Daerah  khususnya di Lebak.

,Ini ‘ bukan soal pernyataan bupati  kemarin saja melainkan  bentuk kekecewaan masyarakat atas berbagai persoalan di Lebak yang masih belum selesai   ujar  Arwan.

‎lebih lanjut, ia berencana menggelar aksi  Demo Akbar pada Rabu 8 April 2026 di depan kantor Pemda Lebak. Aksi tersebut di perkirakan akan di ikuti 10 ribu masa dari berbagai masyarakat.

‎Menurutnya, aksi ini bertujuan menyampaikan aspirasi mendorong secara terbuka dan mengevaluasi kepemimpinan Daerah terhadapnya.

kami mengajak seluruh elemen masyarakat turut serta menyampaikan aspirasi secara damai danvtertib ungkapnya.

Sampai berita ini di terbitkan pihak pemerintah kabupaten Lebak belum memberi keterangan resmi terkait rencana aksi  tersebut pasca halal bihalal.

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap bupati yang tidak beretika dalam  kepemimpinan  Daerah Moch Hasbi  Asyidiki jayabaya yang dinilai belum berpihak pada rakyat. Beberapa isu yang disoroti termasuk dugaan tender bermasalah, penyerobotan lahan, dan kurangnya transparansi anggaran.

Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Lebak juga sudah melakukan aksi serupa, menuntut transparansi dan keadilan dalam pemerintahan. Mereka juga menyoroti kondisi infrastruktur dan kesehatan di Lebak yang masih buruk. ¹ ²

‎lebih lanjut tuntutan tersebut bupati Lebak harus  mundur dari jabatannya, karna selain tidak becus dalam bekerja, dan sifat arogan, yang tidak punya etika terhadap bawahan kepemerintahan, aksi ini bukan untuk segelintir masyarakat Lebak tapi seluruh warga masyarakat kabupaten Lebak yang di nilai  merasahkan,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes tim RED

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Lebak Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru