Asal Usul Adat Semende Yang Berkembang D pulau Sumatra Bagian Selatan

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Muara Enim – Adat Semende berasal dari wilayah pedalaman Sumatera Selatan, khususnya Semende Darat (Kabupaten Muara Enim). Masyarakat Semende berasal dari rumpun Melayu tua yang hidup di pegunungan Bukit Barisan dan menggantungkan hidup pada pertanian. Alam yang keras membentuk karakter mereka menjadi mandiri, berani, dan menjunjung tinggi kehormatan keluarga serta adat.

Nama Semende berasal dari kata semande yang berarti satu ibu, satu keturunan, satu asal. Makna ini menegaskan pentingnya persatuan keluarga dan kesinambungan keturunan. Dari filosofi ini lahir Adat Tunggu Tubang, yaitu sistem adat yang menetapkan anak perempuan tertua sebagai penjaga rumah dan harta pusaka, sementara laki-laki didorong merantau untuk hidup mandiri. Adat ini menekankan tanggung jawab, bukan kepemilikan.

Seiring pertumbuhan penduduk, pembukaan lahan, dan perantauan, wilayah Semende berkembang menjadi Semende Darat Ulu, Tengah, dan Laut. Meski terpencar wilayah, masyarakat Semende tetap satu dalam adat, musyawarah, kekerabatan, dan penghormatan kepada leluhur.

Adat Semende mengajarkan nilai luhur seperti tanggung jawab, persatuan keluarga, kemandirian, musyawarah, dan penghormatan terhadap perempuan. Nilai-nilai ini adalah falsafah hidup yang tetap relevan hingga kini.

Bangga lah menjadi orang Semende. Leluhurmu mengajarkan kehormatan, menjaga amanah, dan tidak melupakan asal. Selama adat Semende dijaga, jati diri Semende tidak akan pernah hilang.

Facebook Comments Box

Penulis : Suherman

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Asal Usul Adat Semende Yang Berkembang D pulau Sumatra Bagian Selatan

Berita Terkait

Dit Polairud Polda Kaltim Tanamkan Cinta Lingkungan dan Kesadaran SAR Sejak Dini kepada Kids Club Balikpapan
Wow! Wisatawan Dipalak Rp50 Ribu di Pantai Kasvana Beach Resort, Camat Panimbang Akui Tak Tahu, GOWI Geram: “Lalu Siapa yang Awasi?”
Tarif Parkir Cileungsi Turun Pengunjung Nilai Tidak Terlalu Berat
Batu Lawang Cupang Festival, Upaya Pemkab Cirebon Promosikan Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Cirebon
Pantai Legon di Pandeglang Ramai Dikunjungi Wisatawan Usai Idul Fitri
Pantai Sambolo 1 Anyer Dikeluhkan Wisatawan, Tiket Parkir Mobil Rp.300.000,
Tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman, Di Sosialisasikan Kapolresta Tangerang.
Disbudpar Kabupaten Cirebon Matangkan Persiapan Edu Heritage PG Karangsuwung
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:26 WIB

Dit Polairud Polda Kaltim Tanamkan Cinta Lingkungan dan Kesadaran SAR Sejak Dini kepada Kids Club Balikpapan

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:06 WIB

Asal Usul Adat Semende Yang Berkembang D pulau Sumatra Bagian Selatan

Senin, 6 Oktober 2025 - 06:20 WIB

Wow! Wisatawan Dipalak Rp50 Ribu di Pantai Kasvana Beach Resort, Camat Panimbang Akui Tak Tahu, GOWI Geram: “Lalu Siapa yang Awasi?”

Selasa, 22 April 2025 - 17:39 WIB

Tarif Parkir Cileungsi Turun Pengunjung Nilai Tidak Terlalu Berat

Selasa, 15 April 2025 - 07:49 WIB

Batu Lawang Cupang Festival, Upaya Pemkab Cirebon Promosikan Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Cirebon

Berita Terbaru