ASTAMAOPS POLRI CEK LANGSUNG POSKO PENGUNGSI GEMPA NTT, DUKUNGAN SAR DAN LAYANAN MEDIS DIPERKUAT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten MANGGARAI – Penanganan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur terus diperkuat. Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Polri) Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau Posko Bencana Gempa dan Posko Pengungsi Barang Kolo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, NTT, Senin (17/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dan bantuan bagi warga terdampak berjalan optimal selama masa tanggap darurat.

Di lokasi, Astamaops Polri mengecek langsung kondisi pengungsian, ketersediaan logistik, layanan kesehatan, sarana pendukung, serta kebutuhan mendesak masyarakat. Polri juga menyiapkan tenda tanggap darurat sebagai tempat perlindungan sementara bagi warga yang membutuhkan.

Tak hanya personel pengamanan, Polri mengerahkan kekuatan lintas fungsi. Dukungan meliputi tenaga kesehatan, personel Korps Brimob berkemampuan SAR, dapur lapangan, tim trauma healing, hingga dukungan komunikasi dan kelistrikan melalui Starlink serta genset.

Astamaops Polri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran menegaskan, seluruh penanganan bencana dilakukan secara terpadu di bawah koordinasi BNPB dengan melibatkan pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait.

“Intinya di bawah koordinasi BNPB, kita akan terus menyempurnakan dan memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di masa tanggap darurat ini,” ujar Fadil.

Menurutnya, kebutuhan warga yang masih menjadi perhatian antara lain dukungan listrik dan genset, ketersediaan air, tenaga dokter, hingga obat-obatan.

“Kita bahu-membahu, semua unsur pemerintah, kemudian lembaga TNI-Polri bersinergi untuk mengatasi persoalan yang dihadapi,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Fadil juga melihat langsung kondisi seorang korban gempa yang mengalami patah tulang. Polri menawarkan bantuan evakuasi agar korban dapat memperoleh penanganan medis lebih lanjut, baik melalui jalur darat maupun udara menggunakan helikopter.

“Tadi kita sudah menawarkan untuk dievakuasi, baik melalui darat maupun menggunakan helikopter. Keluarga sedang rembuk, nanti kita mengangkut atau merawat ke rumah sakit terdekat di sini,” jelasnya.

Keputusan evakuasi masih menunggu persetujuan keluarga korban. Namun, Polri memastikan siap memberikan dukungan apabila proses evakuasi disetujui.

Penguatan layanan kesehatan juga dilakukan melalui pengerahan dokter Pusdokkes Polri. Sebanyak empat dokter diterjunkan untuk memberikan pelayanan medis langsung kepada masyarakat di posko pengungsian.

“Sekalian di samping personel dari Korbrimob sudah bawa ke sini dengan kemampuan SAR dan dapur lapangan, serta dokter Brimob. Kemudian dari dokter Pusdokkes sendiri ada empat, teman-teman bisa lihat melakukan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Fadil.

Untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses, Polri juga menyiagakan tiga unit helikopter yang akan digunakan untuk mendukung distribusi dan dropping bantuan logistik.

“Kemudian untuk dropping angkutan logistik, helikopter Polri juga ada tiga unit yang akan kita operasionalkan di sini,” kata Fadil.

Bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar masyarakat terus didorong ke lokasi pengungsian dan disalurkan secara bertahap berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Satgas Ops Aman Nusa II Bencana Alam NTT. Polri memastikan personel yang tergabung dalam operasi bekerja secara maksimal, cepat, dan responsif untuk memberikan perlindungan serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Sinergi Polri bersama BNPB, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan seluruh unsur terkait akan terus diperkuat selama masa tanggap darurat. Fokus utama diarahkan pada pemenuhan logistik, pelayanan kesehatan, dukungan SAR, distribusi bantuan, serta memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik.

Polri hadir di tengah masyarakat, bergerak bersama seluruh unsur, memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri

Editor : Korwil Provinsi Kaltim

Sumber Berita: ASTAMAOPS POLRI CEK LANGSUNG POSKO PENGUNGSI GEMPA NTT, DUKUNGAN SAR DAN LAYANAN MEDIS DIPERKUAT

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok

Berita Terbaru