Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Bantem – Sejumlah pengguna Jalan Raya Munjul–Picung mengeluhkan buangan material disposal dari proyek irigasi Bendungan Cimoyan yang dibuang di pinggir jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengendara.
Material yang dijadikan urugan kerap berceceran ke badan jalan, menyebabkan debu beterbangan saat cuaca panas. Warga juga menyoroti tidak adanya penyiraman jalan, sehingga saat hujan kondisi menjadi becek dan licin.
Kami sebagai pengguna jalan merasa terganggu, apalagi kalau hujan jalan jadi becek dan licin. Kalau dibiarkan terus, bisa membahayakan pengendara,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.
Bendungan Cimoyan sendiri merupakan proyek strategis nasional di sektor irigasi yang diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air pertanian di wilayah Pandeglang dan sekitarnya. Namun, masyarakat berharap pihak pelaksana proyek lebih memperhatikan aspek lingkungan, keselamatan, serta kenyamanan warga di sekitar lokasi pembangunan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penanganan buangan material disposal tersebut. Warga berharap persoalan ini segera direspons agar manfaat pembangunan bendungan dapat dirasakan tanpa mengorbankan keselamatan publik.
Penulis : Iwan Kejes
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Buangan Material Disposal Proyek Bendungan Cimoyan Dikeluhkan Pengguna Jalan Raya Munjul–Picung












