Berita Hukum dan Kriminal

Hukum dan Kriminal

Polsek Torgamba Amankan 2 Percuri Di SPVU Pinang Awam 20 Juta Uang Raib Milik Sopir

Hukum dan Kriminal | Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara – Kepolisian Sektor (Polsek) Torgamba, Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi…

Hukum dan Kriminal

Inisial “SU” Disebut Warga, Peredaran Sabu di Maranti Paham Diduga Kian Marak — Polisi Diminta Segera Bertindak

Hukum dan Kriminal | Kamis, 26 Maret 2026 - 17:53 WIB

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:53 WIB

Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara –  26 Maret 2026. Peredaran narkotika jenis sabu di Desa Maranti Paham, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu,…

Hukum dan Kriminal

Satreskrim Polres Labusel Tetapkan Suami Jadi Tersangka Kematian H Br Panjaitan

Hukum dan Kriminal | Selasa, 17 Maret 2026 - 11:49 WIB

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:49 WIB

Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara – Misteri kematian seorang perempuan muda bernama H Br Panjaitan (24) akhirnya mulai terungkap. Setelah…

Hukum dan Kriminal

Skandal PJU Rp 67 Miliar di DPMD Kabupaten Bogor: LSM KCBI Endus Aroma Mark-Up dan Monopoli Proyek

Hukum dan Kriminal | Selasa, 17 Maret 2026 - 04:38 WIB

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:38 WIB

Global Expose TV Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Aroma tak sedap tercium dari proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya di Dinas Pemberdayaan…

Hukum dan Kriminal

Polresta Cirebon Amankan Pengedar OKA di Kecamatan Gegesik

Hukum dan Kriminal | Selasa, 17 Maret 2026 - 04:28 WIB

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:28 WIB

Global Expose TV Kabupaten Cirebon – Petugas Polresta Cirebon mengamankan pengedar obat keras (OKA) tanpa izin resmi berinisial MA (24). Pelaku ditangkap di kamar…

Hukum dan Kriminal

Alarm Korupsi di Disdik Bogor: Anggaran Rp115 Miliar Disorot, LSM KCBI Cium Dugaan Mark-Up hingga Puluhan Miliar BOGOR – Aroma tak sedap dari pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Bogor mulai tercium. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Cabang Bogor melontarkan “rapor merah” terhadap tata kelola pengadaan barang di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025. Tak tanggung-tanggung, dari hasil investigasi awal yang dilakukan tim KCBI, sejumlah paket pengadaan dengan nilai akumulatif mencapai Rp115,4 miliar diduga menyimpan kejanggalan yang berpotensi merugikan keuangan negara. Ketua Pimpinan Cabang Bogor LSM KCBI, Agus Marpaung, mengatakan pihaknya menemukan pola yang dianggap janggal dalam proses pengadaan tersebut. “Kami menemukan indikasi selisih harga yang cukup signifikan. Jika dibandingkan dengan harga pasar, perbedaannya bisa berada di kisaran 20 hingga 40 persen,” ujar Agus Marpaung dalam keterangannya di Bogor, Senin (16/3/2026). Menurutnya, jika dihitung secara konservatif dengan asumsi mark-up rata-rata sekitar 25 persen, maka potensi kerugian negara bisa mencapai sekitar Rp28,8 miliar dari total nilai pengadaan yang disorot. Diduga Ada Pola Fragmentasi Anggaran KCBI juga menyoroti adanya dugaan pola fragmentasi paket pengadaan, yakni pemecahan proyek besar menjadi beberapa paket yang lebih kecil. Beberapa paket yang menjadi sorotan di antaranya pengadaan mebeler kelas SD di berbagai wilayah Kabupaten Bogor yang nilainya tetap mencapai puluhan miliar rupiah. Agus menilai pola semacam ini kerap memunculkan tanda tanya publik, terutama jika dikaitkan dengan mekanisme pemilihan penyedia barang. “Ketika paket besar dipecah-pecah, publik tentu berhak bertanya: apakah ini murni kebutuhan teknis atau ada desain tertentu di baliknya,” kata Agus. E-Katalog Disorot Selain itu, sistem E-Purchasing melalui E-Katalog yang seharusnya menjadi instrumen transparansi juga ikut menjadi perhatian KCBI. Menurut Agus, dalam beberapa kasus pengadaan pemerintah di berbagai daerah, sistem ini sering diperdebatkan karena dinilai dapat membuka celah pemilihan penyedia tanpa kompetisi harga yang optimal. “Kami melihat transparansi spesifikasi teknis dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) masih sangat terbatas. Ketika spektek tidak terbuka, potensi manipulasi kualitas barang tentu menjadi kekhawatiran,” ujarnya. Minta Audit Investigatif Mengingat besarnya nilai anggaran yang dipersoalkan, KCBI mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan audit investigatif. Lembaga tersebut meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menelusuri proses pengadaan di lingkungan Disdik Kabupaten Bogor. “Kami berharap ada audit yang transparan dan objektif agar polemik ini tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat,” kata Agus. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berencana melaporkan secara resmi temuan tersebut apabila dalam waktu dekat tidak ada langkah klarifikasi atau pemeriksaan dari pihak berwenang. “Kami tidak ingin anggaran pendidikan yang seharusnya untuk kepentingan anak-anak bangsa justru menimbulkan kecurigaan publik. Karena itu, pengawasan harus diperkuat,” tegasnya. Akan Awasi Hingga ke Sekolah Sebagai langkah lanjutan, KCBI juga berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah yang disebut menjadi penerima barang pengadaan tersebut. Langkah ini, kata Agus, dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas dan jumlah barang yang diterima benar-benar sesuai dengan dokumen pengadaan. Sampai berita ini disusun, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan yang disampaikan LSM KCBI. Publik pun kini menunggu klarifikasi. Sebab di tengah besarnya anggaran pendidikan, satu pertanyaan sederhana masih menggantung di udara: apakah semuanya sudah berjalan sebagaimana mestinya, atau justru ada cerita lain di balik angka-angka itu?

Hukum dan Kriminal | Selasa, 17 Maret 2026 - 00:19 WIB

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:19 WIB

Global ExposecTV KabupTen Bogor, Jawa Barat — Aroma tak sedap dari pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Bogor mulai tercium. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau…

Hukum dan Kriminal

Patroli Perintis Presisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Utara, 3 Sajam Diamankan Petugas

Hukum dan Kriminal | Minggu, 15 Maret 2026 - 16:13 WIB

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:13 WIB

Global Expose TV Jakarta – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran…

Hukum dan Kriminal

Penarikan Motor Berujung Laporan Polisi, Warga Labura Tuduh Oknum Debt Collector PT Adira Finance Lakukan Pemerasan 

Hukum dan Kriminal | Minggu, 15 Maret 2026 - 15:29 WIB

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:29 WIB

Global Expose TV Kabupatem Labuhanbatu, Sumatera Utara — Seorang warga Kabupaten Labuhanbatu Utara bernama Nursiam resmi melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan yang diduga dilakukan…

Hukum dan Kriminal

Tarif Sampah Berbeda dari SKRD, KCBI Minta DLH Bogor Jelaskan Aliran Retribusi di Jonggol

Hukum dan Kriminal | Minggu, 15 Maret 2026 - 14:38 WIB

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:38 WIB

Global Expose TV Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Dugaan ketidaksesuaian antara tarif resmi retribusi persampahan dengan iuran yang ditarik dari masyarakat mencuat di wilayah…

Hukum dan Kriminal

Sat ResNarkoba Polres Labusel Ungkap 132,90 gram Kasus Narkotika,Dan Dua Pelaku Diamankan

Hukum dan Kriminal | Jumat, 13 Maret 2026 - 16:45 WIB

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:45 WIB

Global Exspose TV labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah…