Diduga Adanya Gunung Sampah Indramayu Berdampak Dikesehatan Masyarakat Blok Pecuk.

Jumat, 30 Desember 2022 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – semenjak awal adanya tempat pembuangan sampah.di jalan raya baepas pecuk, masyarakat lingkungan sekitar khususnya desa panyindangan kulon blok pecuk.tak pernah didapat atau mendapatkan perhatian khusus,baik dari dinas yang terkait maupun perhatian dari
pemkab Indramayu itu sendiri,yang kini di ucap Indramayu bermartabat 03.12.2022

yang lebih aneh lagi.yang mana padahal desa panyindangan kulon blok pecuk kecamatan sindang,padahal desa penyangga kabupaten Indramayu.serta tidak jauh dari kantor bupati Indramayu,tidak pernah mau melirik dan mau memperhatikan persoalan kesehatan serta jaminan sosial untuk masyarakat lingkungan sekitar.

masyarakat lingkungan sekitar tempat pembungan Akhir (TPA) mengatakan,kelu kesah persoalan sampah.yang berluas kurang lebih dari 6 hektar serta sering kali muncul terjadinya air bah keluar,baik secara di sengaja maupun tidak disengaja tentunya sudah jelas terjadi.bertambahnya tumpukan gunung sampah,yang sudah jelas dan tentunya berketinggian kurang lebih dari 20 meter itu. mengakibatkan keluar bau busuk yang sangat menyengat terasa sesak didada yang dirasakan, banyaknya lalat besar. serta menimbulkan penyakit asma. gatal-gatal.batuk TBC dan jenis lainnya,yang sedang di rasakan oleh masyarakat sekitar blok pecuk.

Bukan hanya dirasakan sama masyarakat blok pecuk saja yang tercium bau busuk.tentunya dirasakan pula sama masyarakat pengguna jalan yang setiap harinya melintas,mengungkapkan,wow bau nya sangat menyengat dirasakan seperti menembus sesak didada.

sementara Ir Aep Suherman.saat di kompirmasi di tahun 15.05.2020 seputar pengolahan sampah dan air bah yang sering kali mengalir ke aliran irigasi. baik tengah malam maupun sore hari menjelang malam,hanya mengatakan.kalau untuk air bah itu luberan air hujan,dan kalau untuk sampah harus di urung dengan tanah.Cara mengolahnya seperti itu,namun kalau untuk persoalan terkait puskesmas penanganan masyarakat desa lingkungan sekitar sampah atau terkena dampak akan saya ajukan anggaran untuk membikin puskesmas khusus desa panyindangan kulon blok pecuk.namun sayang sampai saat ini tak ada sama sekali,(Ry)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok

Berita Terbaru