GLOBAL EXPOSE TV – LEBAK, BANTEN – Dugaan permasalahan pelayanan kembali mencuat di KSP Semarak Dana Cabang Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten. Dua orang nasabah mengaku diminta melunasi pinjaman lebih awal dengan alasan akan diberikan pinjaman baru yang nilainya lebih besar. Namun, setelah pinjaman dilunasi, mereka mengaku tidak mendapatkan realisasi pinjaman sebagaimana yang dijanjikan.

Kedua nasabah tersebut diketahui bernama An. Siti Rati dan An. Dewi, warga Kampung Ciseda, Desa Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.
Menurut keterangan kedua nasabah, mereka diminta segera melunasi pinjaman meskipun masa angsurannya belum berakhir. Alasan yang disampaikan saat itu adalah agar mereka dapat memperoleh fasilitas pinjaman dengan nominal yang lebih besar.
Namun, setelah seluruh kewajiban pinjaman dilunasi, keduanya mengaku hingga kini belum menerima kejelasan terkait pengajuan pinjaman baru tersebut. Selain itu, mereka juga menyatakan dokumen penting yang sebelumnya diserahkan kepada pihak koperasi, seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Buku Nikah, belum dikembalikan.
“Kami sudah berusaha menghubungi pihak koperasi untuk meminta penjelasan dan pengembalian dokumen, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar salah satu nasabah.
KSP Semarak Dana Cabang Banjarsari diketahui berkantor di Kampung Pilar, Desa Ciruji, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.
Tim Global Expose TV telah berupaya melakukan konfirmasi kepada salah satu petugas KSP Senarek Dana melalui aplikasi WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi tersebut belum mendapatkan tanggapan.
Global Expose TV tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak KSP Senarek Dana Cabang Banjarsari apabila ingin memberikan penjelasan atau tanggapan atas pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Lebak Banten












