Global Expose TV, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim-Sungguh menyedihkan nasib yang menimpa Supadi warga RT 04, Kelurahan Lawe lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. Bagaimana tidak, Supadi yang biasa menghuni rumahnya hanya sendirian, pada Kamis malam 16 Mei 2024, sekira pukul 20.00 meninggalkan rumahnya untuk mengcas Senter di rumah tetangganya yang berjauhan dari rumahnya.
Naasnya sekitar pukul 22,00 ia pulang dari rumah tetangganya yaitu Ibu Sutini masih satu RT dengannya, setiba di halaman rumahnya, betapa terkejutnya Supadi yang menyaksikan rumahnya sudah rata dengan tanah akibat terbakar tanpa ia sadari sebelumnya.
Menurut pengakuan Supadi sebelum pergi ke rumah tetangganya itu, ia memang memasak nasi di kolong rumahnya, karena memang kolong rumah panggung miliknya itu tinggi kolonhnya, jadi bisa ditempati memasak di kolongnya, usai memasak, api tungkunya tidak dimatikan karena sudah biasanya seperti itu tujuannya api bekas memasak untuk mengusir nyamuk.
Lantas pergilah Supadi ke rumah Ibu Sutini yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumahnya, dirasa cas senternya sudah cukup maka pulanglah Supadi pada sekitar pukul 22.00 tersebut, alangkah terkejutnya Supadi menyaksikan pemandangan hanya bekas rumah yang sudah berubah menjadi abu.
Ketua RT 04 Kelurahan Lawe lawe Safwan saat dimintai keterangan mejelasakn, rumah yang terbakar tersebut berukuran 6 kalai 9 meter, terletak diareal perkebunan yang memang jauh dari rumah tetangganya, sedangkan barang barang yang turut terbakar antara lain, 1 unit sepeda motor Merek Supra Fit, 1 buah mesin sensow, peralatan pertanian seperti Arco, cangkul, semprotan, parang, dokumen pribadi termasuk KTP dan lain lain, beberapa ekor ayam dalam kurungan dan burung peliharaan juga tak luput dilahap sijago merah itu.
Dengan kejadian ini tentunya Supadi pemilik rumah mengalami shok dan menyisakan kesedihan yang mendalam lantaran seluruh barang miliknya lenyap begitu saja terbakar api, kini Supadi yang memang belum berkeluarga itu terpaksa ikut tinggal di rumah tetangganya, sementara Ketua RT 04 Safwan mengingatkan kepada selurh warganya agar lebih berhati hati terhadap bahaya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja, terlebih saat musim kemarau.
“ Dengan kejadian yang menimpa warga kami ini, selaku Ketua RT 04 tentu sangat prihatin, dengan ini kami memohon ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara agar sekiranya Warga yang mengalami musibah ini mendapat perhatian,” ungkap Safwan.
Penulis : Edison Jalal
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Ditinggal Ngecas Senter, Pulang Pulang Rumah Sudah Lenyap Dilahap Sijago Merah












