Divisi Hukum LAI Desak Pemeriksaan BPN dan Pihak Terkait Terbitnya SHM dan HGB di Laut Tangerang

Kamis, 23 Januari 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Tangerang – Terbitnya Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan laut Tangerang yang kemudian diikuti oleh pemasangan pagar di tengah laut memicu polemik yang semakin hangat di masyarakat. Divisi Hukum Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) dengan tegas mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus ini dianggap mencerminkan kelemahan para pemangku kepentingan dalam mengawasi tata kelola wilayah laut yang seharusnya menjadi aset publik. Jhon, anggota Divisi Hukum LAI sekaligus aktivis, menegaskan bahwa DPR, khususnya Komisi IV, harus segera bertindak.

“Kami meminta kepada DPR Komisi IV untuk tidak hanya memanggil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), tetapi juga Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan semua pihak yang terlibat dalam penerbitan SHM dan HGB di kawasan laut tersebut. Langkah hukum tegas harus segera dilakukan terhadap para pelaku yang terlibat,” ungkap Jhon.

Divisi Hukum LAI juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan aset laut yang menjadi kepentingan publik. “Adanya pagar di tengah laut adalah fenomena yang tidak masuk akal dan mencerminkan lemahnya pengawasan dari pihak yang memiliki kewenangan,” tambahnya.

Pihak LAI berharap bahwa DPR Komisi IV dapat segera memanggil pihak terkait untuk memberikan penjelasan atas polemik ini dan memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan sertifikat di wilayah laut. Hal ini dianggap penting untuk melindungi kepentingan masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola sumber daya alam.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari BPN maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait desakan ini. Namun, LAI berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi tegaknya keadilan.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Kejes

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Divisi Hukum LAI Desak Pemeriksaan BPN dan Pihak Terkait Terbitnya SHM dan HGB di Laut Tangerang

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok

Berita Terbaru