Global Expose TV Kabupaten Bekasi – Sikap anggota DPRD Kabupaten Bekasi, BR, menuai sorotan. Legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di Komisi IV itu dituding bersikap arogan dan enggan berdialog dengan masyarakat sipil.
Ketua Umum LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI), Joel Barus Simbolon, mengatakan pihaknya telah beritikad baik untuk melakukan klarifikasi terkait insiden di SDN Sindangmulya 04, Kecamatan Cibarusa. Rombongan KCBI mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bekasi pada Rabu, 10 September 2025, namun tak direspons.
“Ini bentuk pelecehan terhadap peran masyarakat sipil. Seorang wakil rakyat seharusnya terbuka terhadap kritik, bukan bersembunyi ketika dimintai klarifikasi,” kata Joel dalam keterangan resminya, kemarin.
Menurut Joel, perilaku BR mencerminkan pola pengabaian suara rakyat di tubuh DPRD Bekasi. “Mental arogan ini bertolak belakang dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang wajib dijunjung tinggi pejabat publik,” ujarnya.
KCBI mendesak pimpinan DPRD Bekasi mengambil sikap tegas agar citra lembaga legislatif tidak semakin tercoreng. Selain itu, mereka juga membuka opsi melaporkan kasus ini ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk evaluasi menyeluruh.
Publik kini menanti apakah DPRD Kabupaten Bekasi berani menegakkan etika dan aturan internal, atau justru kembali menutup mata terhadap dugaan arogansi anggotanya sendiri.
Penulis : Agus Marpaung
Editor : Sukadi
Sumber Berita: DPRD Bekasi Diminta Tegas, Anggota Fraksi PKB Dituding Arogan dan Hindari Dialog












