Dugaan Ketidakbecusan Kinerja Kepala UPT TPA Cipayung dan Kepala Bidang Lingkungan Hidup Depok: Sampah Menumpuk, Wartawan Sulit Bertemu

Sabtu, 30 November 2024 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kota Depok – Pembuangan Akhir (TPA) Seperti  Gunung,  Kepala UPT Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung Susah Di Temuin Oleh Wartawan dan tidak pernah ada dikantor.

Persoalan sampah bukan lah hal yang mudah untuk mengatasi, melihat kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung kota Depok, yang semakin hari semakin membukit, bagaikan Gunung.

Melihat kondisi yang sebenarnya sudah melebih kapasitas, “sehingga banyak tumpukan sampah diluar TPA, dulu pemerintah kota Depok pernah mewacanakan bahwa kota Depok akan mengirim sampah ke Lulut Nambo kabupaten Bogor, apakah ini sudah terealisasi apa belum kurang jelas.

Tempat penampungan sementara (TPS) Limo Kelurahan Limo Kecamatan Limo kota Depok, hampir menyerupai TPA Cipayung, dimana TPS ini  sudah beroperasi sekitar 20 tahun menurut warga setempat dan telah bekerjasama dengan TPA Cipayung dan Bantar gebang, menurut informasi dari pengepul barang bekas dilokasi TPS Limo.

Saat terjadi nya penutupan akses masuk lokasi TPS diduga ilegal tersebut, pengepul sampah yang berada dilokasi sempat di wawancarai awak media  bahwa mereka mempunyai surat untuk mengirim sampah sisa sisa pemilahan mereka ke TPA Cipayung ungkapnya kepada wartawan, “padahal sampah tersebut tidak semua sampah dari kota Depok, melainkan dari luar kota Depok, ujarnya

Dengan adanya kerja sama antara TPS Limo ilegal tersebut sama TPA Cipayung, wartawan penuh tanda tanya, apakah ada terjadi nilai nilai rupiah antara pengelola TPS Limo ilegal dengan TPA Cipayung ?? , belum bisa dipastikan, “namun kepala UPT Tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung pak Feri, tidak dapat dan sulit ditemuin  wartawan, ketika wartawan berada dilokasi TPA Cipayung, Satpam yang berjaga, “mengatakan bahwa Kepala UPT  tidak berada di tempat, ketika awak media menghubungi melalui Pesan singkat WhatsApp selalu ada alasan dengan rapat .

Timbulnya para duga tak bersalah oleh insan pers terkait adanya kerja sama antara pengepul barang bekas yang berada dilokasi TPS Limo ilegal, kepada pengelolah TPA Cipayung oleh karena itu, awak media  mau  konfirmasi terkait informasi tersebut, “namun kepala UPT TPA Cipayung Feri tidak pernah  bisa ditemuin untuk memastikan kebenaran nya kepala UPT TPA selalu tidak berada dilokasi, sampai berita ini di turunkan kepala UPT TPA Cipayung belum bisa di mintain keterangan nya.

Dan diduga banyak mobil2 swasta yg buang di “TPA” Cipayung Depok, dan minimnya perawatan armada dan tidak layak operasi kami, awak media menemukan plat mobil pribadi yang diduga ada permainan kepala “UPT”
Hingga bisa membuang di TPA tersebut.
Apakah uang redribusi diserahkan ke kas daerah dan apakah mobil swasta tersebut mengantongi ijin ??
Kami awak media banyak menemukan sampah-sampah yang tidak terangkut dan menumpuk  sehingga membuat kemacetan berserakan sampai memakan bahu  jalan,
dan kepala bidang lingkungan hidup kota Depok pun di nilai gagal, karena tidak tegas menindak oknum oknum nakal , dengan terbitnya berita ini, bapak walikota dan gubernur, dapat menegur dan bisa menindak tegas para kepala UPT TPA dan kepala bidang lingkungan hidup kota Depok,” Tegasnya.

 

Facebook Comments Box

Penulis : Hotma Tumangger

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Dugaan Ketidakbecusan Kinerja Kepala UPT TPA Cipayung dan Kepala Bidang Lingkungan Hidup Depok: Sampah Menumpuk, Wartawan Sulit Bertemu

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru