Kaji Sejumlah Isu Strategis, BSKDN Kemendagri Lakukan Kerja Sama dengan Plan C dan Ford Foundation

Jumat, 12 Januari 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kerja sama dengan Plan C dan Ford Foundation terkait rencana mengkaji sejumlah isu strategis di antaranya meliputi isu gender equality, bursa karbon hingga transisi energi berkeadilan. Tidak hanya itu, kerja sama juga akan dilakukan terkait pembuatan aplikasi _Family Book_, pembangunan aplikasi Kartu Identitas Anak (KIA) hingga pengembangan aplikasi Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah (ITKPD).

Demikian disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik (KKPP) Faisal Syarif saat memimpin Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Plan C. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Pusat KKPP Lantai 3 Kantor BSKDN pada hari Kamis, 11 Januari 2024.

“Terkait kerja sama ini ada beberapa hal yang perlu segera ditindaklanjuti dengan dituangkan dalam perjanjian kerja sama. Harapanya agar kegiatan di BSKDN dan Plan C dapat saling bersinergi membawa dampak yang baik untuk kita semua,” terangnya.

Sementara itu, Plh. Kepala Pusat Strategi Kebijakan Politik, Hukum dan Pemerintahan Dalam Negeri Gatot Tri Laksono juga berharap kerja sama antara BSKDN, Plan C dan Ford Foundation dapat memperluas networking BSKDN untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik.

“Kami sangat berharap di tahun 2024 ini dapat membangun networking lintas lembaga di samping kerja sama dengan pemerintah daerah terutama terkait kegiatan-kegiatan yang membawa dampak jangka panjang yang positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Gatot mengatakan, saat ini Plan C, Ford Foundation dan Pusat Fasilitasi Kerja Sama (Fasker) Kemendagri juga tengah melaksanakan penggunaan aplikasi Mal Pelayanan Publik Elektronik atau Mal Pelayanan Publik Indonesia (MPPI) dengan pilot project yang dikalukan di sejumlah kabupaten di Indonesia di antaranya Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Parepare.

“Sinergitas semacam ini sangat dibutuhkan untuk membangun pelayanan publik yang efektif, juga terkait sejumlah gagasan atau ide-ide kegiatan lainnya termasuk kajian isu strategis semoga dapat difasilitasi ole Bapak/Ibu dari Plan C maupun Ford Foundation,” ungkap Gatot.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Plan C Budi Raharja mengatakan pihaknya sangat antusias menyambut kerja sama dengan BSKDN baik terkait kajian isu strategis maupun pengembangan sejumlah aplikasi. Di lain sisi, dirinya juga mengungkapkan pihaknya tengah menargetkan penggunaan aplikasi MPPI ke depannya mencapai 200 daerah guna mewujudkan pelayanan publik terpadu yang mudah diakses oleh masyarakt.

“Pada dasarnya kami sangat terbuka dengan kerja sama lintas lembaga. Sementara itu, menjelaskan MPPI itu istilah kami, kita pengen membangun bran Mal Pelayan Publik Indonesia yang mudah diakses dan bisa diterapkan di berbagai daerah. Target kami ada 200 daerah yang menggunakan aplikasi MPPI,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Pranata Humas Ahli Muda Fasker Kemendagri Rico Eric Estrada juga sangat mendukung kerja sama yang dilakukan BSKDN bersama Plan C dan Ford Foundation. Dirinya berharap kerja sama tersebut dapat membawa dampak yang baik terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah.

“Bahwa Ford Foundation ini merupakan ormas (organisais masyarakat) asing. Tapi Ford tidak melaksanakan (kegiatan teknis), Ford yang memberikan dana ke (sejumlah) ormas lokal termasuk Plan C. Jadi ke depannya persoalan yang teknis hubungannya bukan dengan Ford Foundation tapi dengan mitra lokal,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Fasker Kemendagri RI

Berita Terkait

Bupati Indramayu Lucky Hakim Tegaskan Penegakan Perda Larangan Minuman Beralkohol, Razia Diminta Sasar hingga Pelosok Desa
Pemdes Malangsari Jadikan Penanganan Sampah Prioritas Sistem Jemput Bola Diterapkan
Tertinggal di Rest Area, Pemudik Asal Indramayu Diselamatkan Polisi dan Diantar Susul Keluarga
Pertama Tugas, Kuwu Casminto Mulai Berbenah di Desa Malangsari
Hadir di Hotel Borobudur Jakarta, Gedong Gincu Indramayu Go Internasional
Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Indramayu, Momentum Kebangkitan dan Penguatan Peran Santri
Hari Santri Nasional 2025, Momentum Kebangkitan dan Penguatan Peran Santri di Era Global
Tahapan Pilwu Desa Mulyasari Berjalan Lancar, Tiga Bakal Calon Lolos Verifikasi Berkas
Berita ini 12 kali dibaca
Kaji Sejumlah Isu Strategis, BSKDN Kemendagri Lakukan Kerja Sama dengan Plan C dan Ford Foundation

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Tegaskan Penegakan Perda Larangan Minuman Beralkohol, Razia Diminta Sasar hingga Pelosok Desa

Sabtu, 18 April 2026 - 06:37 WIB

Pemdes Malangsari Jadikan Penanganan Sampah Prioritas Sistem Jemput Bola Diterapkan

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:02 WIB

Tertinggal di Rest Area, Pemudik Asal Indramayu Diselamatkan Polisi dan Diantar Susul Keluarga

Senin, 23 Februari 2026 - 18:46 WIB

Pertama Tugas, Kuwu Casminto Mulai Berbenah di Desa Malangsari

Sabtu, 8 November 2025 - 13:55 WIB

Hadir di Hotel Borobudur Jakarta, Gedong Gincu Indramayu Go Internasional

Berita Terbaru