Global Expose TV Kabupaten Lebak, Banten – Proyek pembangunan jalan nasional Simpang Bayah yang dilaksanakan oleh PT Tureloti Indah Cabang Banten menuai sorotan publik. Pasalnya, kualitas pekerjaan yang dikerjakan perusahaan tersebut dinilai sangat buruk, bahkan menimbulkan kekecewaan masyarakat karena kondisi jalan yang cepat rusak meski baru dibangun.Rabu 17/09/2025
Lebih jauh, terungkap fakta bahwa PT Tureloto Indah Cabang Banten merupakan perusahaan yang dimiliki oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi PPP berinisial RAA. Hal ini menimbulkan dugaan kuat adanya konflik kepentingan, mengingat seorang anggota Dewan dilarang terlibat langsung dalam proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
Menanggapi Hal itu Toni, Ketua KGS DPC Lebak, Lembaga Aliansi Indonesia, ia meminta kepada inspektorat dan khusus nya Badan Pengawas Keuangan, segera lakukan Audit
“Kami berharap segera lakukan Audit menyeluruh terhadap pembangunan proyek yang terindikasi bermasalah tersebut ” Ujar nya
Ia pun menegaskan bahwa pengerjaan proyek yang berkualitas buruk jelas merugikan masyarakat dan melanggar etika penyelenggara negara.
” Dugaan adanya keterlibatan anggota dewan tersebut, ya wajib di tindak lanjut, publik pun tau, beliau jadi dewan bukan putra daerah, ya wajar saja semau dewek asal perut buncit” Tegas toni
Proyek pembangunan jalan simpang Bayah yang menelan anggran milyaran rupiah itu harus Extra pengawasan , kami akan terus kawal proyek tersebut ” Pungkas nya
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: " Ketua KGS , Desak BPK Audit Proyek Pembangunan jalan Nasional Simpang Bayah "












