Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten —Paska bencana banjir yang melanda wilayah Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, sejak Senin 12 Januari 2026 hingga Minggu 18 Januari 2026, warga mengeluhkan minimnya perhatian dari pihak pemerintah desa maupun kecamatan. Meski banjir telah surut, kondisi masyarakat terdampak seolah luput dari penanganan.

Banjir tersebut berdampak cukup parah di Kampung Ciparahu RT 18 RW 09 dan RT 17 RW 09. Berdasarkan keterangan warga setempat, terdapat rumah warga yang tidak dapat dihuni akibat tiang penyangga patah karena terjangan arus banjir serta tertimpa pepohonan yang terbawa air.
Selain kerusakan bangunan, warga lainnya juga mengeluhkan kerusakan alat elektronik, perabotan rumah tangga, serta barang-barang kebutuhan sehari-hari yang rusak dan hanyut akibat banjir. Hingga kini, belum terlihat adanya pendataan maupun bantuan resmi dari pihak terkait.

Sejak banjir sampai sekarang belum ada perhatian. Rumah warga rusak, barang-barang habis, tapi belum ada bantuan atau pengecekan langsung,” ujar salah seorang warga Kampung Ciparahu.
Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait di tingkat kabupaten segera turun tangan melakukan pendataan kerusakan serta memberikan bantuan nyata kepada masyarakat terdampak. Mereka menilai kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan agar pemulihan pasca bencana dapat segera dilakukan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Sumberjaya maupun Kecamatan Sumur terkait penanganan pasca banjir di wilayah tersebut.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes tak Gentar
Sumber Berita: Sumur Pandeglang Banten












