Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – Pada 26 Februari 2025, Sekelompok pemuda dari Citangkil RT 01/01, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, membuka destinasi wisata alam Curug Manjangan. Inisiatif ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat melalui konsep ekowisata.
Wisata Curug Manjangan berlokasi strategis, hanya sekitar 300 meter dari jalan raya nasional, sehingga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan. Pengelolaan wisata ini dilakukan secara swadaya oleh Kelompok Konservasi Curug Manjangan (KKCM), yang dipimpin oleh Edo Suhendi sebagai wakil ketua dan Ahmad Hodiri sebagai pembina.
Edo Suhendi menegaskan bahwa pengembangan Curug Manjangan berorientasi pada konservasi alam, bukan sekadar destinasi wisata biasa.
“Kami ingin Curug Manjangan menjadi wisata berbasis konservasi, di mana keindahan alam tetap terjaga dan masyarakat bisa merasakan manfaat ekonominya secara berkelanjutan,” ujar Edo Suhendi.
Dalam pengelolaannya, KKCM menekankan pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan. Beberapa langkah yang diambil meliputi pengelolaan sampah, penghijauan di sekitar curug, serta edukasi bagi wisatawan tentang pentingnya menjaga ekosistem. Selain itu, masyarakat setempat diajak untuk terlibat aktif dalam berbagai sektor pendukung pariwisata, seperti membuka warung makanan, menyediakan homestay, camping ground, serta jasa pemandu wisata.
Curug Manjangan sendiri memiliki daya tarik berupa air terjun alami, udara sejuk, serta keanekaragaman hayati yang masih terjaga. Dengan konsep wisata berbasis konservasi dan partisipasi aktif warga, destinasi ini diharapkan dapat menjadi ikon ekowisata di Kabupaten Pandeglang serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Penulis : Edi Junaedi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Pemuda Desa Tangkil Sari Buka Wisata Curug Manjangan, Dorong Ekowisata dan Perekonomian Lokal












