Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim-Jika terkesan saya memerintah dengan tangan besi, begitulah cara saya memaksa agar perbaikan pasilitas pasar Riko selesai dan dapat segera diresmikan, pasilitas pasar Riko ini dikerjakan hanya dalam waktu 10 hari saja sudah rampung.

Demikian pernyataan Penjabat (Pj) Bupati Penajam Pasar Utara (PPU) Makmur Marbun saat memberikan sambutan pada peresmian Pasar Riko, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Senin 15 April 2024.

Dikatakannya, ternyata selama ini ada transaksi yang terjadi di pasar yang terletak di pinggir jalan raya, ia mengaku sangat miris karena kondisinya sangat berbahaya, lantaran jalan raya seperti itu dilintasi dan dilalui oleh pembesar pembersar VVIP menuju IKN. Ia sadar bahwa selama ini masyarakat Kalurahan Riko berada di bawah kesulitan.

“Maaf kepada masyarakat Kelurahan Riko yang seakan akan kepala derahnya membiarkan warga, saya mau bilang dari pengamatan saya selama ini pemimpin daerah tak memberikan perhatian kepada warga,” tandasnya.
Dijelaskannya begitu pihaknya mengetahui kondisi demikian, Pj Bupati langsung perintahkan kepada UPTD sembari memberi arahan kepada Asisten Pembangunan dan Perekonomian tentang bagaimana menyelesaikan persoalan pasar Riko ini.

“Saya tak mau tahu, paling lama sepuluh hari pasilitas pasar Riko harus sudah rampung dipersiapkan, pokoknya saya minta semua pihak terkait bekerja 24 jam, bagaimanapun caranya, dan kita dalam hal perbaikan pasar ini tidak menggunakan uang APBD kita,” sambung Makmur Marbun.
Ia meminta kepada dinas terkait Jangan mengeluh soal dari mana dana yang akan digunakan dalam persiapan peresmian pasar Riko, ia yakin semua bisa dilakukan asal mau sama sama berpikir cari solusinya, Ia berpesan setelah pasar diresmikan masyarakat sekitar harus bisa manfaatkan semua fasilitas pasar, baik kepada warga maupun pedagang jangan merusak pasilitas yang sudah ada, begitu pula fasilitas air gunakan air seperlunya, untuk menjamin ketersediaan air harus ada embung yang dibuat nantinya.

“Kita tak perlu mendatangkan tenaga ahli dari mana mana, dengan semangat yang kita miliki akan kita lakukan penataan bagaimana selayaknya warga kita berdagang di tempatnya sendiri, ini tempat mereka mencari nafkah, jangan rusak bangunan yang sudah dibangunkan pemerintah,” tegasnya.
“Saya minta areal pasar Riko ini dijadikan bukan begini saja, tetapi harus ada kolam, pasar Riko bisa jadikan tempat Wisata kuliner di malam hari, bisa dijadikan tempat wisata sebagai ajang silaturrahmi juga,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setkab PPU H Sodikin menambhakn peresmian Pasar Riko sangat erat kaitannya dengan acara sahur on the road yang digelar Pj Bupati bersama warga Riko pada Ramadhan yang lalu.
“Diacara itu beliau mendapat laporan dari masyarakat tentang ada pasar yang sudah dibangun sejak 2017 namun hingga kini belum ditempati untuk berjualan, keesokan harinya Pj Bupati langsung meninjau pasar tersebut,” tambah Sodikin.
Pasar ini telah dibangun sejak 2017, dan dibagun menggunakan uang negara, tapi kenapa belum bisa dimanfaatkan,” kami bergerak bersama sama Dinas PU PR, saya selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan menyampaikan terimakasih kepada Dinas PU PR karena langsung ada empat alat berat yang di terjunkan untuk merespon soal perpindahan Pasar Riko ini,” kata Sodikin.

“ Terima kasih pula kami sampaikan kepada PDAM yang merespon ini, dan air langsung lancar, begitu pula kepada pihak Bank BPD Kaltimtara hanya melalui telefon kepada manajemennya, Bank BPD Kaltimtara langsung turun11 tenda krucut untuk bantu pasilitas acara.
Peresmian pasar Riko ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj Bupati PPU didampingi Sekda, Asisten Ekonomi dan Pembangunan dan para kepala dinas terkait, sebagai pertanda diresmikannya penggunaan pasar Riko.
Penulis : Iskandar
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Humas Kabupaten Penajam Paser Utara












