Program Sosial atau Petaka Lingkungan? Dapur MBG Disorot Warga Grand Vista 

Senin, 16 Februari 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bekasi – Program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi simbol kepedulian sosial, kini justru menuai sorotan tajam di Perumahan Grand Vista Cikarang, Desa Jayamulya, Kabupaten Bekasi. Warga RT 04 RW 08 mengaku dirugikan atas dugaan pencemaran lingkungan dan perusakan fasilitas jalan lingkungan akibat penanaman pipa aliran limbah dari dapur MBG tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pihak pengelola dapur MBG diduga melakukan penggalian dan penanaman pipa saluran limbah dengan membongkar jalan lingkungan perumahan tanpa sosialisasi maupun izin resmi kepada warga terdampak.

Ketua RT 04 RW 08 Desa Jayamulya saat dikonfirmasi menegaskan bahwa keberadaan dapur MBG tersebut tidak pernah disosialisasikan secara resmi kepada pengurus lingkungan maupun warga.

“Kami tidak pernah diberitahu. Tiba-tiba sudah ada aktivitas dan penanaman pipa limbah. Warga merasa dirugikan karena jalan lingkungan rusak dan aliran limbah mengganggu,” tegasnya.

Warga mempertanyakan legalitas instalasi pembuangan limbah tersebut, termasuk dokumen perizinan lingkungan seperti UKL-UPL atau persetujuan teknis pengelolaan air limbah. Pasalnya, pembuangan limbah dapur dalam skala besar tanpa sistem pengolahan yang sesuai berpotensi mencemari lingkungan, menimbulkan bau, serta mengancam kesehatan masyarakat sekitar.

Beberapa warga mengaku khawatir jika limbah cair tersebut mengalir ke saluran umum tanpa pengolahan yang memenuhi standar. Apalagi lokasi dapur berada di tengah kawasan hunian padat penduduk.

Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Dapur MBG belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan perusakan jalan lingkungan dan polemik aliran limbah tersebut.

Warga RT 04/08 mendesak Pemerintah Desa Jayamulya, Kecamatan Cikarang, hingga instansi terkait di Kabupaten Bekasi untuk turun tangan melakukan audit lingkungan dan pemeriksaan izin operasional dapur MBG tersebut. Mereka menuntut transparansi dan pertanggungjawaban atas dampak yang ditimbulkan.

Program sosial, menurut warga, tidak boleh mengabaikan aspek hukum dan lingkungan. “Jangan sampai atas nama program makan bergizi, lingkungan kami yang dikorbankan,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi pengelolaan program MBG di daerah, sekaligus pengingat bahwa setiap kegiatan operasional berskala massal wajib tunduk pada aturan lingkungan dan menghormati hak warga sekitar.

Publik menanti klarifikasi dan langkah tegas dari pihak terkait. Jika terbukti melanggar, maka persoalan ini bukan sekadar soal limbah—melainkan soal kepatuhan hukum dan perlindungan hak masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Program Sosial atau Petaka Lingkungan? Dapur MBG Disorot Warga Grand Vista 

Berita Terkait

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo
H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034
Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan
Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya 2026: Membawa Gagasan Transparansi, Digitalisasi, dan Penguatan Ekonomi Warga
Revitalisasi SMK Nur Insani Angsana Disambut Antusias Wali Murid, Anggaran Rp1,069 Miliar Direalisasikan
Dugaan Intimidasi Terhadap Pembina FORMASI, Polisi di Minta Ungkap Identitas Pelaku dan Tangkap
Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo

Sabtu, 26 September 2026 - 10:33 WIB

H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 7 September 2026 - 14:40 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya 2026: Membawa Gagasan Transparansi, Digitalisasi, dan Penguatan Ekonomi Warga

Berita Terbaru