Proyek IRPOM di Kampung Suka Tani Diduga Bermasalah, Kelompok Tani Hanya Jadi Formalitas

Minggu, 29 Desember 2024 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang – Pada Minggu, 29 Desember 2024 – Proyek Irigasi Pompanisasi (IRPOM) di Kampung Suka Tani, Desa Keramatmanik, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan masyarakat. Dugaan pelanggaran prosedur mencuat setelah ditemukan sejumlah kejanggalan, termasuk minimnya transparansi anggaran dan pengerjaan yang diduga asal-asalan.

Masyarakat mencatat tidak adanya papan informasi proyek di lima lokasi pengerjaan yang telah rampung, menimbulkan dugaan bahwa proyek ini adalah “program siluman.” Selain itu, kelompok tani yang namanya tercantum dalam dokumen proyek mengaku tidak mengetahui jumlah anggaran dan hanya disuruh bekerja tanpa kejelasan.

“Nama kami dicantumkan sebagai pelaksana di SPK, tapi kami tidak pernah dilibatkan. Pengadaan bahan material, mesin, hingga pelaksanaan proyek sepenuhnya dikelola oleh poktan berinisial S,” ungkap Ketua Kelompok Tani setempat yang enggan disebutkan namanya.

Ia juga menambahkan bahwa kelompok tani bahkan mengalami kerugian karena harus menggunakan uang pribadi untuk membayar tenaga kerja. “Ini sangat aneh. Kami malah rugi, padahal proyek ini seharusnya membantu , bukan memberatkan,”

Tidak hanya itu, ditemukan pula ketidaksesuaian teknis pada proyek, seperti tidak adanya pondasi batu belah yang menjadi elemen penting dalam konstruksi irigasi. Pola serupa dilaporkan terjadi di desa yang sama, di duga di mana lima kelompok tani lainnya mengalami hal yang sama: dikelola sepenuhnya oleh Salah satu poktan.

Masyarakat mendesak pemerintah untuk segera turun tangan menginvestigasi dugaan penyimpangan ini. “Jika kelompok tani hanya dijadikan tameng untuk proyek ini, lalu siapa yang sebenarnya bertanggung jawab? Kami ingin transparansi,” kata seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak poktan yang disebut bertanggung jawab belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut. Pemerintah diminta memastikan agar anggaran sebesar Rp60 juta yang dialokasikan untuk bangunan dan pembelian mesin digunakan sesuai peruntukannya.

Dugaan ini mencerminkan perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek-proyek pemerintah, terutama yang menyangkut kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi permasalahan ini.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Kejes/Tim

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Proyek IRPOM di Kampung Suka Tani Diduga Bermasalah, Kelompok Tani Hanya Jadi Formalitas

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
P3B Soroti Perbedaan Tanggal Kontrak Proyek Gedung Nuklir SPECT Rp10,5 Miliar, CV Adhy Tama Diminta Beri Klarifikasi
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto ajak masyarakat lestarikan batik sebagai warisan budaya indonesia
Dugaan penjualan pupuk bersubsidi di atas HET Di Munjul disorot PD Roni di minta klarifikasi
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir

Berita Terbaru