GLOBAL EXPOSE TV SERANG BANTEN — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW Partai Gema Bangsa Provinsi Banten, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Rakorwil mengusung tema “Memperkuat Gerakan Kemandirian dan Desentralisasi Politik di Tanah Jawara.” Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur serta mesin partai di Provinsi Banten.

Dalam forum tersebut, Partai Gema Bangsa menegaskan visi kemandirian bangsa dan misi desentralisasi politik. Gagasan tersebut diarahkan untuk memberikan ruang yang lebih besar kepada struktur partai di daerah dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Partai Gema Bangsa menyampaikan bahwa pengambilan keputusan politik yang terlalu terpusat dapat membuat aspirasi daerah kurang terakomodasi. Karena itu, desentralisasi politik menjadi salah satu gagasan yang didorong dalam tata kelola internal partai.
Setidaknya terdapat tiga poin yang menjadi penekanan dalam Rakorwil.

Pertama, desentralisasi politik. Partai mendorong pemberian kewenangan lebih besar kepada pimpinan wilayah dan daerah untuk menentukan calon pemimpin yang dinilai sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Kedua, kemandirian kader dan pembinaan spirit jawara. Nilai kepemimpinan lokal yang berani, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat akan menjadi bagian dari pembinaan kader dan penguatan organisasi di daerah.

Ketiga, demokrasi tanpa mahar dan politik oligarki. Partai Gema Bangsa menyatakan komitmennya untuk mendorong proses politik yang transparan serta menolak praktik politik transaksional dan dinasti politik yang menurut partai dapat merugikan kepentingan daerah.
Dalam Rakorwil tersebut, Ahmad Yani ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Ahmad Yani menyatakan kesiapan untuk mengawal dan membumikan Partai Gema Bangsa di Tanah Jawara. Ia juga menyampaikan ketertarikannya bergabung dengan Partai Gema Bangsa karena konsep desentralisasi yang menjadi salah satu gagasan utama partai.
Yani menyoroti masih banyaknya sumber daya manusia potensial di daerah yang menurutnya belum mendapatkan ruang yang cukup dalam proses politik.

Banyak SDM yang handal di daerah, namun mereka tidak terwadahi karena partai-partai sebagai pilar demokrasi justru menganut konsep sentralisasi. Semua bagaimana ketum,” ujar Yani.
Menurut Yani, konsep desentralisasi diharapkan dapat memberikan ruang lebih besar kepada daerah dalam mengawal amanah masyarakat.
“Dengan konsep desentralisasi, kita berharap amanah rakyat akan terkawal dengan baik. Jadi tidak ada lagi cerita siapa yang dipilih, siapa yang dilantik. Dan tentunya desentralisasi pun sangat diharapkan akan bisa menekan budaya transaksional,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai agenda terdekat, Yani mengatakan akan memfokuskan diri pada proses verifikasi partai. Ia menyebut langkah tersebut akan diawali dengan melakukan road show ke sejumlah daerah di Provinsi Banten.
“Kita akan fokus mengawal suksesi verifikasi. Dan kita akan memulai agenda tersebut dengan road show ke daerah-daerah,” pungkasnya.
Rakorwil tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal Partai Gema Bangsa di Banten dalam mempersiapkan struktur, kader, serta agenda organisasi di tingkat daerah.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












