Sidak Pembangunan Siring dan Timbunan SDN 040 PPU,Pj Bupati Kecewa Hasil Tidak Sesuai Harapan

Selasa, 6 Februari 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara Kaltim-Proyek senilai Rp1,1 miliar yang merupakan bagian dari Program Pengelolaan Pendidikan yang dikelola oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, yang merupakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU tahun 2023. Pelaksanaan proyek ini dilakukan oleh CV Raal Lynsaira Persada dalam waktu 110 hari kalender.

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap pembangunan siring dan timbunan SDN 040 kelurahan Nenang, kecamatan Penajam, kabupaten PPU, Senin (5/2/2024) sore.

Mengacu pada Dokumen LPSE PPU menunjukkan bahwa proyek ini bertujuan untuk meningkatkan tata ruang sekolah dan membuat lapangan yang ada dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar siswa, serta sebagai langkah penanganan banjir yang sering melanda SDN 040 PPU.

Dalam sidak ini Makmur Marbun dengan tegas menyatakan kekecewaannya terhadap kemajuan proyek yang dinilainya tidak sesuai harapan tersebut.

“Saya mendapat laporan ini berulang kali dari masyarakat, sehingga saya memutuskan untuk melakukan inspeksi mendadak. Proyek ini seharusnya memperbaiki, bukan merusak,” ujar Marbun, sekaligus menyoroti keterlambatan proyek ini, mengingat anggaran berasal dari tahun 2023 dan kini telah 2024.

Marbun menekankan harus ada tanggung jawab penuh kontraktor terhadap proyek ini. “Kontraktor harus bertanggung jawab sekarang, bukan ditunda atau dilemparkan ke Pemkab. Mereka harus segera bertindak,” tambahnya.

Dalam sidak tersebut, Marbun mengungkapkan banyak laporan dari masyarakat terkait proyek ini, memperkuat keyakinannya akan perlunya intervensi langsung.

“Saya mendapat informasi tentang orang yang bekerja di kontraktor ini. Meskipun waktu saya terbatas, tetapi saya mendengarkan keluhan masyarakat. Laporan yang saya terima hampir 100 persen benar, sehingga saya merasa tanggung jawab untuk menindaklanjuti,” tegas Marbun.

Marbun juga menjelaskan tindakan selanjutnya yang akan dilakukan terkait proyek tersebut.

“Saya akan menilai situasinya lebih lanjut, dan inspektur akan saya minta untuk bekerja mulai besok. Jika terbukti ada pelanggaran, kita akan melibatkan aparat hukum untuk menindaklanjuti,” tegasnya.

Ia juga mencermati lamanya pengerjaan proyek ini, mencatat bahwa seharusnya dimulai sejak bulan September 2023.

“Ada informasi bahwa sejak bulan September proyek ini sudah seharusnya dimulai. Saya khawatir kontraktor ini terlalu banyak menangani proyek, mungkin ada 30 proyek yang dipegangnya,” ungkapnya.

Marbun menegaskan bahwa hasil dari proyek ini harus sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan, terutama karena menggunakan uang rakyat.

“Kami tidak menuntut hasil 100 persen, tetapi minimal harus memberikan manfaat. Jika tidak, ini bukan pembangunan, malah dapat menimbulkan masalah seperti banjir. Siswa bukannya menikmati hasilnya, namun malah merasa terancam, ” ujar dia.

Lebih jauh beber dia, bahwa evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek serupa di PPU telah dilakukan, dan akan ada tindak lanjut yang sesuai.

“Mungkin masih banyak proyek serupa di PPU yang menghadapi situasi yang sama. Evaluasi sudah saya perintahkan untuk memeriksa apakah proyek-proyek tersebut memenuhi kualifikasi yang diharapkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Edison Jalal

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Humas Kabupaten Penajam Paser Utara

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Tanggap Karhutla, Brimob Kaltim Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman dan Pendinginan di Manggar
Perdarahan Otak 110 CC, Forensik Ungkap Penyebab Kematian Warga Binaan Lapas Balikpapan
TANJAKAN MAUT GUNUNG SORUQ: Bus DAMRI dan Truk Bertabrakan, 1 Orang Tewas, 2 Luka Berat
Berita ini 56 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat

Berita Terbaru