Global Expose TV Kabupatdn Ldbak – Wasa Irawan, anggota Divisi BP2T Tpikor Badan Penelitian Aset Negara, Lembaga Aliansi Indonesia, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak untuk memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lebak. Desakan ini terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana pemeliharaan jalan yang tidak terealisasi secara maksimal, meskipun anggaran diduga telah dianggarkan setiap tahun.
Kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten, termasuk jalur Rangkasbitung-Malingping, saat ini mengalami kerusakan parah dan berlubang. Salah satu titik terparah berada di jalur Kecamatan Cikulur hingga Cijaku, yang menurut warga dan pengamatan di lapangan, terabaikan tanpa upaya perbaikan.
“Seharusnya dana pemeliharaan digunakan untuk tambal sulam, tetapi kenyataannya jalan-jalan rusak ini dibiarkan begitu saja,” ujar Fajar, warga Cileles, Kamis (02/01/2025).
Selain membahayakan pengguna jalan, kondisi ini juga menimbulkan tanda tanya di masyarakat terkait transparansi dan pemanfaatan anggaran pemeliharaan jalan oleh Dinas PUPR Bidang Bina Marga Kabupaten Lebak.
Tuntutan Audit dan Investigasi
Wasa Irawan menyatakan keprihatinannya atas kinerja Dinas PUPR Kabupaten Lebak yang dinilai tidak serius dalam menangani masalah infrastruktur jalan. Ia mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan Negeri Lebak untuk segera melakukan audit dan investigasi terkait penggunaan anggaran.
“Kami meminta Kejari dan BPK untuk segera memeriksa dan mengaudit anggaran di PUPR Lebak. Jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk perbaikan jalan justru tidak dimanfaatkan dengan baik,” tegas Wasa Irawan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Ivan Sukatifika, belum memberikan tanggapan resmi meskipun telah beberapa kali dihubungi. Sikap bungkam ini semakin memunculkan spekulasi di masyarakat terkait pengelolaan anggaran pemeliharaan jalan.
Kondisi Jalan Memburuk
Kondisi jalan kabupaten yang dibiarkan rusak parah, seperti di pusat Kota Lebak dan beberapa jalur lainnya, menjadi bukti lemahnya pengawasan serta realisasi anggaran yang ada. Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lebak diharapkan segera memberikan klarifikasi dan langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur ini, agar anggaran pemeliharaan jalan tidak menjadi polemik yang berkepanjangan.
Penulis : Iwan Kejes
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Wasa Irawan Desak Kajari Periksa Kadis PUPR Lebak Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Pemeliharaan Jalan












