Selain Pekerja Tanpa APD, Kualitas Pembangunan SMPN 3 Jatibarang Dipertanyakan, Rabat Beton Mudah Terkelupas?

Rabu, 29 November 2023 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – Baru-baru ini, tim media dikejutkan oleh kegiatan pembangunan ruang kelas baru di SMPN 3 Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Tanpa di sengaja, tim media menyaksikan fenomena sejumlah pekerja pembangunan SMPN 3 Jatibarang tengah beraktivitas di ketinggian lantai dua namun tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) atau safety.

Diketahui, alat safety seperti helm, baju rompi, sepatu dan APD konstruksi K3 lainnya merupakan suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja.

Berawal dari hal demikian, kemudian tim media pun menyambangi secara langsung ke lokasi kegiatan guna melakukan cek dan ricek konstruksi, pada Rabu (29/11/2023).

Di lokasi kegiatan, terlihat sejumlah pekerja tengah melakukan pengadukan campuran agregat semen dan pasir yang diduga untuk perekat pemasangan batu bata. Namun anehnya, proses pengadukan ini dilakukan dengan cara manual.

“Molen mah ada tapi di dalem, karena ini lokasinya berbeda jadi secara manual.”Ucap salah seorang pekerja mengakui, Rabu (29/11/2023).

Dengan demikian, tim media kemudian mencoba melakukan pengecekan kualitas kontruksi. Alhasil, rabat beton tiang penyangga pada pembangunan ruang kelas baru tersebut mudah terkelupas meski disentuh menggunakan tangan kosong.

Jika merujuk pada Rekapitulasi Bill Of Quantity (BoQ), tercatat sejumlah uraian pekerjaan pada proyek penambahan ruang kelas di SMPN 3 Jatibarang, diantaranya yaitu pekerjaan beton dengan menggunakan type K 175 Site Mix.

Seperti diketahui, proyek ini dikerjakan oleh CV OCI yang didanai dari APBD Kabupaten Indramayu Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2023 melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, dengan nilai kontrak Rp.653.519.000.

Sementara hingga berita ini tayang, pihak CV OCI belum memberikan keterangan secara resmi kepada tim media terkait informasi ini.(Ry)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Gerebek Kamar Kos di Sangatta Utara, Perempuan 27 Tahun Diamankan Bersama Sabu 0,59 Gram
Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Padamkan Karhutla 3 Hektare di Tana Paser
Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Tanggap Karhutla, Brimob Kaltim Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman dan Pendinginan di Manggar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Polisi Gerebek Kamar Kos di Sangatta Utara, Perempuan 27 Tahun Diamankan Bersama Sabu 0,59 Gram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Padamkan Karhutla 3 Hektare di Tana Paser

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar

Berita Terbaru