Pernyataan Sikap Gabungan Ormas dan LSM di Halaman Pemkab Bekasi

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bekasi -13  Gabungan Ormas dan LSM dan warga masyarakat di Kabupaten Bekasi menyatakan sikap dan menolak aksi- aksi demonstrasi yan dilakukan oleh kelompok-kelompok dari luar Kabupaten Bekasi.

Mbah Goen ketua umum LSM Sniper Indonesia selaku ilinisiator pernyataan sikap mengungkapkan bahwa,
warga Kabupaten Bekasi adalah masyarakat yang berkontribusi atas APBD dan masyarakat yang terdampak atas kebijakan/keputusan pemkab Bekasi yang keliru dan salah’

“Pantas, sebagai masyarakat kabupten Bekasi melakukan Aksi Demo kepada pemerintahannya.

“Jika masyarakat yang berasal dari luar Kabupaten bekasi berdemo karena sebab adanya kebijakan atau keputusan keliru atau salah yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Bekasi apa korelasinya, urgensinya dan apa dampaknya bagi orang luar kabupaten Bekasi ? , ujar Mbah Goen

“Untuk itulah saya sebagai warga Kabupaten Bekasi tidak akan tinggal diam menyaksikan mereka (orang luar Kab bekasi) membuat kegaduhan, iklim tidak kondusif di kabupaten Bekasi, apalagi aksi-aksi mereka sampai menghambat kinerja pemerintahan daerah yang notabene pemkab Bekasi bekerja untuk kepentingan masyarakat kabupaten Bekasi bukan untuk kepentingan orang luar kabupaten Bekasi, tegas Mbah Goen.

” Saya sebagai warga Kabupaten Bekasi akan terus menjaga dan menolak selamanya apabila ada pergerakan-pergerakan dari luar Kabupaten Bekasi”, Imbuh Mbah Goen.

Dalam aksi pernyataan sikap 13 Ormas dan LSM dan masyarakat antara lain adalah : LSM Sniper Indonesia, Garda Bekasi, LSM Penjara Indonesia, Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, Garda Bangsa Reformasi Kabupaten Bekasi, Benteng Bekasi, GMI, Permata Kabupaten Bekasi, LMP Kabupaten Bekasi, LSM 354 Kabupaten Bekasi, Gemantara Kabupaten Bekasi, KNPI Kabupaten Bekasi, M1R Kabupaten Bekasi, dan Brigez.

Ditempat yang sama Ken Arca dari LSM Permata menyampaikan bahwa LSM, Ormas dan masyarakat kabupaten Bekasi tidak anti demokrasi, namun secara etiknya sebaiknya yang menyampaikan aspirasi adalah warga atau elemen masyarakat berada di wilayah Kabupaten Bekasi, bukan orang yang di luar kabupaten Bekasi.

“Seyogynya jika ada aspirasi yang akan disampaikan lebih baik warga, masyarakat atau elemen apapun yang berada di Kabupaten Bekasi, cetusnya.

Ditambahan oleh ketua umum Benteng Bekasi Turangga Cakraudaksana,,” Kami merasa keberatan jika ada oknum- oknum atau kelompok orang yang mengatasnamakan apapun dari luar Kabupaten Bekasi yang melakukan pergerakan, di sini ada kami, selaku lembaga yang harus dipandang di orangkan, kata Turangga Cakrauskasna.

” Kabupaten Bekasi masih ada orangnya, jangan dianggap kosong,jika ada yang membuat gaduh dan merangsang kabupaten Bekasi, kami masyarakat Kabupaten Bekasi LSM dan Ormas di Kabupaten Bekasi menolak dan akan menjaga kondusifitas Kabupaten Bekasi, tandasnya.

Dalam statement akhir kepada media Ketua Umum LSM Garda Bekasi Samsudin menyampaikan, bahwa dalam situasi dan momentum menjelang Pilkada serentak khususnya di Kabupaten Bekasi kami bersama masyarakat siap menjaga kondusifitas, kami tidak antusias demo, kami cinta demokrasi, menyampaikan aspirasi dan pendapat di muka umum di lindungi undang-undang, tetapi hak tersebut harus mengedepankan saling menghargai antara orang yang tunggal dan notabane nya warga atau elemen masyarakat lainnya dari Kabupaten Bekasi, ucapnya.

“Mari bersama-sama kira jaga kondusifitas dan jangan sampai ada hal -hak yang dapat dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab apalagi dalan suasana momentum politik dan demokrasi menjelang Pilkada di Kabupaten Bekasi,”Tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Pernyataan Sikap Gabungan Ormas dan LSM di Halaman Pemkab Bekasi

Berita Terkait

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo
2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Sabtu, 26 September 2026 - 10:33 WIB

H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Berita Terbaru