Pemuda Desa Situregen Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana Tsunami Melalui Workshop Kreatif

Minggu, 17 November 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Lebak Banten, Sabtu 16 November 2024, Wilayah Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Melalui MBKM Humanity Project Angkatan ke-5, yakni Francesca Thalia Satiadhi dan Fuji Mentari Endiany, menggelar workshop d”Nyegah Bala Laut”Kegiatan ini.

Pendekatan Kreatif untuk Mitigasi Bencana. Melalui workshop ini, para pemuda dan karang taruna,” Ketua GMLS, Abah Lala, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi pemuda melalui produksi kaos mitigasi.

“Kaos ini menjadi pengingat berkumpulnya pentingnya kesiapsiagaan, sekaligus membuka jalan bagi pemuda untuk berwirausaha di bidang kreasi.

Pemuda sebagai Pengguna,”Karang Taruna dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Situregen memainkan peran sentral dalam program ini.

Ketua Desa Tangguh Bencana (DESTANA), Deni Apriatna, mengapresiasi partisipasi aktif para pemuda. “Mereka tidak hanya belajar mendesain, tetapi juga memahami konsep mitigasi bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Kini, mereka menjadi penyampai informasi yang efektif di komunal.

Dokumentasi sebagai Sebagai bagian dari program, GMLS bersama mahasiswa UMN juga memproduksi film dokumenter yang menggambarkan peran pemuda dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Dokumenter ini diharapkan menjadi media edukasi berkelanjutan yang dapat menginspirasi desa lain untuk melakukan langkah serupa.

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Masa Depan Tangguh. Abah Lala menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, media, dan sektor usaha dalam mewujudkan mitigasi bencana yang efektif.

“Program ini menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya pemuda, dapat menjadi agen perubahan untuk membangun masyarakat yang lebih Mandiri dan maju.

Senada dengan itu, Deni Apriatna berharap program ini dapat terus berlanjut. “Pemuda adalah ujung tombak kesiapsiagaan. Dengan edukasi yang mereka terima, mereka mampu menjadi penggerak utama dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan,” Tutup nya.

Facebook Comments Box

Penulis : Edi Junaedi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Pemuda Desa Situregen Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana Tsunami Melalui Workshop Kreatif

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
King Naga Angkat Bicara soal Status Sekjen KNPI Banjarsari: Jika Ada Pelanggaran, Laporkan, Bukan Menuding
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 16:37 WIB

King Naga Angkat Bicara soal Status Sekjen KNPI Banjarsari: Jika Ada Pelanggaran, Laporkan, Bukan Menuding

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru