Global Expose TV Kabupaten Pandeglang – Korbandi sambar petir meninggal dunia di tempat, Menurut infomasi kronologi Kejadian
Menurut keterangan Yas’a, sebelum peristiwa terjadi, korban dan dirinya sedang beristirahat di saung sawah milik warga bernama Sarmani usai mencangkul di sawah. Setelah melaksanakan salat Zuhur, keduanya memutuskan berteduh di saung tersebut karena hujan lebat. Pada saat itu, tidak ada aktivitas mencurigakan, dan korban maupun saksi tidak mengenal nya.
Sekitar pukul 12.30 WIB, petir menyambar saung tersebut. Yas’a, yang menjadi Saksi mata sekaligus korban selamat, menyampaikan bahwa sambaran petir hanya terjadi sekali. Arman langsung terkapar setelah terkena sambaran petir.
Yas’a sempat melihat reaksi singkat dari korban sebelum akhirnya korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Yas’a kemudian berlari menuju pemukiman warga yang berjarak sekitar 2 kilo meter.
Warga yang datang ke lokasi mendapati korban sudah tidak bernyawa. Tanpa bantuan medis, korban langsung dievakuasi menggunakan tandu kain sarung sejauh empat kilometer menuju rumahnya di Kp. Ciraden, desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, provinsi Banten.
Karena kondisi Cuaca dan Lokasi persawahan yang terbuka dan berdekatan dengan pantai membuat kawasan tersebut rawan terkena petir sambaran. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca exsrim seperti sekarang ini.
Saksi Mata saat iti Yas’a, warga Kampung Ciraden, menjadi satu-satunya saksi selamat dalam peristiwa tersebut. “Saya kaget ketika petir menyambar. Arman langsung terkapar, dan saya tidak tahu harus bagaimana selain meminta bantuan warga,” ujar Yas’a.
Penulis : Edi Junaedi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Petani di Pandeglang Tewas Disambar Petir Saat Berteduh di Saung Sawah












