Hujan Deras di Kabupaten Lebak, 20 Rumah di Kampung Citepusen Terendam Banjir Hingga 1 Meter, Warga Harap Tinjauan Pemerintah

Selasa, 3 Desember 2024 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Lebak Banten– Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Lebak dan sekitarnya pada Senin (02/12) sekitar jam 11:00 WIB. menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satu lokasi terdampak parah adalah Kampung Citepusen, RT 5 RW 1, Desa Laban Jaya, Kecamatan Banjarsari. Sedikitnya 20 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter.

Menurut warga, banjir ini diduga disebabkan oleh saluran air yang mengecil dan tidak mampu menampung debit air hujan yang deras. Luapan air menggenangi pemukiman, memaksa beberapa keluarga untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

“Air mulai masuk ke rumah sekitar Sore Hari . Kami hanya bisa menyelamatkan dokumen penting dan beberapa barang. Sekarang kami butuh bantuan, terutama logistik dan tindakan penanganan,” ujar seorang warga terdampak.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan untuk memberikan bantuan serta meninjau lokasi terdampak. Mereka meminta solusi jangka panjang, seperti perbaikan saluran air, agar kejadian serupa tidak terulang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak untuk evakuasi dan distribusi bantuan awal. “Kami mendesak agar pemerintah segera meninjau lokasi dan mengupayakan langkah konkret untuk mencegah banjir di masa depan,” ujar Salah satu warga

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air di wilayah tersebut belum sepenuhnya surut. Warga terdampak kini membutuhkan bantuan logistik dan tempat penampungan sementara untuk bertahan hingga situasi kembali normal.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Kejes

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Hujan Deras di Kabupaten Lebak, 20 Rumah di Kampung Citepusen Terendam Banjir Hingga 1 Meter, Warga Harap Tinjauan Pemerintah

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
King Naga Angkat Bicara soal Status Sekjen KNPI Banjarsari: Jika Ada Pelanggaran, Laporkan, Bukan Menuding
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 16:37 WIB

King Naga Angkat Bicara soal Status Sekjen KNPI Banjarsari: Jika Ada Pelanggaran, Laporkan, Bukan Menuding

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru