Mbah Goen: Tokoh Bekasi Kritik Beban Anggaran Belanja Pegawai di APBD Kabupaten Bekasi

Selasa, 17 Desember 2024 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bekasi – Pada Senin 16 Desember 2024  Media Global expose tv, Gunawan, tokoh masyarakat Bekasi yang akrab disapa Mbah Goen, kembali menyuarakan kritik pedas terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi. Dalam grup WhatsApp Forum Interaksi Rakyat, Mbah Goen menyebutkan bahwa belanja pegawai di Kabupaten Bekasi menjadi beban besar yang terus meningkat setiap tahunnya.

Pada Senin malam (16/12), Mbah Goen menyoroti bahwa porsi belanja pegawai di Kabupaten Bekasi telah melampaui batas rasional, yaitu lebih dari 30 persen dari total APBD. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan masalah klasik yang belum terselesaikan di pemerintahan daerah.

Selain itu, ia menuding adanya praktik kurang transparan dalam pengaturan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Ia mengungkapkan bahwa regulasi terkait TPP diduga sengaja disembunyikan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati, yang membuat akses informasi menjadi sulit bagi publik.

Mbah Goen juga menyoroti bahwa salah satu penyebab utama membengkaknya anggaran belanja pegawai adalah alokasi besar untuk TPP. Menurutnya, hal ini memberikan tekanan besar pada keuangan daerah, yang seharusnya dapat dikelola lebih efisien untuk kepentingan publik.

Ia membandingkan Kabupaten Bekasi dengan Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Karawang, yang lebih transparan dalam mengatur besaran TPP melalui Peraturan Gubernur (Pergub) atau Peraturan Bupati (Perbup). Di dua daerah tersebut, besaran TPP ASN dijabarkan secara rinci dalam lampiran regulasi, sehingga mudah diakses masyarakat.

Sebaliknya, di Kabupaten Bekasi, pengaturan TPP menggunakan Perbup hanya mencantumkan ketentuan umum, sementara detail besaran nominal TPP ASN diatur melalui SK Bupati, yang sulit diakses publik.

Kritik ini menjadi pengingat penting bagi Pemkab Bekasi agar meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan pengelolaan yang lebih baik, anggaran diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Mbah Goen: Tokoh Bekasi Kritik Beban Anggaran Belanja Pegawai di APBD Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo
2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Sabtu, 26 September 2026 - 10:33 WIB

H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Berita Terbaru