Polri dan TNI Berhasil Evakuasi Korban Serangan KKB di Distrik Anggruk

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Jaya Pura, Papua – Operasi bersama (join operation) antara TNI di bawah Kogabwilhan dan Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz-2025 serta Polda Papua dalam mengevakuasi korban serangan brutal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (23/3). Berjalan dengan baik.

Proses evakuasi berhasil dilakukan meskipun terkendala medan yang sulit dan hanya dapat diakses melalui transportasi udara ke Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo. Namun, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan lancar ke Jayapura.

Dalam serangan tak berperikemanusiaan tersebut, sepuluh orang guru dan tenaga medis menjadi korban. Satu di antaranya, atas nama Rosalina Rerek Sogen, meninggal dunia, sementara empat mengalami luka ringan dan tiga lainnya luka berat serta dua korban lainya dalam kondisi aman dan merupakan warga asli yahukimo. Para korban merupakan tenaga pendidik yang tengah bertugas memberikan layanan pendidikan di wilayah pedalaman Papua.

“Ini adalah tindakan biadab dan sangat keji. Para guru dan tenaga medis itu bukan militer, mereka adalah pendidik yang mengabdikan diri untuk anak-anak Papua,” tegas Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.

Ia menegaskan bahwa kekejaman yang dilakukan KKB merupakan upaya menciptakan ketakutan dan menghambat pembangunan, terutama di sektor pendidikan.

Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, telah dievakuasi ke Jayapura dan dirujuk ke RSAD marthen indey Kota Jayapura.

“Tindakan kekerasan ini tidak akan menyurutkan komitmen negara dalam memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat Papua, justru menjadi bukti bahwa kekejaman yang dilakukan KKB semakin nyata,” lanjut Brigjen Faizal.

Pihak RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo, menyampaikan bahwa, kejadian tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, tiga korban mengalami luka berat, dan empat lainnya menderita luka ringan sementara dua korban lainya, dalam kondisi aman dan tidak dievakuasi karena merupakan warga asli yahukimo dan atas permintaan sendiri.

Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi antara lain,:

1. Rosalia Rerek Sogen. Perempuan, guru, Suku Flores (Timor), meninggal dunia (MD)

2. Doinisiar Taroci More Flores. Perempuan, guru, Suku Flores, NTT.

3. Vantiana Kambu. Perempuan, guru, Suku Papua, Sorong.

4. Paskalia Peni Tere Liman. Perempuan, guru, Suku Flores.

5. Fidelis De Lena. Laki-laki, guru, Suku Flores.

6. Kosmas Paga. Laki-laki, guru, Suku Flores.

7. Penus Lepi. Laki-laki, guru, Suku Kimial, asli Yahukimo, Papua. Dipulangkan dari RSAD marthen indey karena dinyatakan sehat.

8. Irawati Nebobohan. Perempuan, tenaga kesehatan, NTT.

Selain itu, dua korban lainya yaitu, Lenike Saban. Perempuan, guru, dan Erens sama, petani, merupakan warga Yahukimo, tidak ikut dievakuasi karena permintaan sendiri dan dalam kondisi aman.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh propaganda dan provokasi KKB serta tetap tenang dalam perlindungan aparat keamanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan propaganda yang menyesatkan. Aparat akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah rawan,” ucapnya.

Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan. Situasi di Distrik Anggruk berangsur terkendali dan bantuan kemanusiaan mulai disalurkan bagi warga terdampak.

Facebook Comments Box

Penulis : Leonardus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Polri dan TNI Berhasil Evakuasi Korban Serangan KKB di Distrik Anggruk

Berita Terkait

Kompol Djauhari Jadi Imam Salat Subuh Bersama Warga Gunung Bugis, Polresta Balikpapan Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Satresnarkoba Polresta Balikpapan Sasar THM dan Apartemen, Cegah Peredaran Narkoba
Jumat Keliling, Polres PPU Serap Aspirasi Jemaah dan Tindak Lanjuti Dugaan Penjualan Miras
Subuh Keliling, Polres PPU Buka Ruang Aduan dan Serap Aspirasi Masyarakat
Cemburu Picu Pembacokan di Samarinda, Pria 59 Tahun Serahkan Diri ke Polisi
Polsek Sungai Kunjang Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Samarinda, Dipicu Sakit Hati
Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Salurkan 110 Karung Beras untuk Pekerja dan Warga Balikpapan
Jumat Berkah, Ditlantas Polda Kaltim Perkuat Kemitraan dengan Komunitas Ojol
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kompol Djauhari Jadi Imam Salat Subuh Bersama Warga Gunung Bugis, Polresta Balikpapan Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Satresnarkoba Polresta Balikpapan Sasar THM dan Apartemen, Cegah Peredaran Narkoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Jumat Keliling, Polres PPU Serap Aspirasi Jemaah dan Tindak Lanjuti Dugaan Penjualan Miras

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Subuh Keliling, Polres PPU Buka Ruang Aduan dan Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Cemburu Picu Pembacokan di Samarinda, Pria 59 Tahun Serahkan Diri ke Polisi

Berita Terbaru