Dana Rp 3,5 Miliar Diduga Jadi Bancakan Kades Kutamekar, LSM KCBI Laporkan Oknum Kades

Jumat, 25 Juli 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bogor – Kasus dugaan manipulasi data ahli waris tanah proyek Bendungan Cibeet di Desa Kutamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, memasuki babak baru. Lembaga Swadaya Masyarakat emilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) secara resmi melaporkan Kepala Desa Kutamekar ke aparat penegak hukum atas dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.

Dalam laporan yang disampaikan ke Polres Bogor dan ditembuskan ke Kejaksaan Negeri Cibinong serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), KCBI menilai telah terjadi pelanggaran serius dalam proses pengadaan lahan untuk proyek strategis nasional tersebut. Ketua KCBI, Joel Barus Simbolon, menegaskan bahwa tindakan oknum kades dan sejumlah pihak lain telah merugikan negara dan mencederai kepercayaan masyarakat.

“Kami telah menyerahkan bukti awal dan kronologi kepada aparat. Dugaan kuat, terjadi manipulasi data ahli waris tanah seluas lebih dari 6.000 meter persegi, yang kemudian dicairkan ganti ruginya lebih dari Rp 3,5 miliar tanpa dasar hukum yang sah,” ujar Joel.

KCBI menyebut, pembagian dana dilakukan secara diam-diam oleh oknum kepala desa dan diduga melibatkan pihak swasta, termasuk PT Awani dan PT Global Hotel Development. Salah satu pekerja PT Awani bahkan menyatakan tidak mengetahui apapun soal dana ganti rugi tersebut.

“Praktik seperti ini bukan hanya melawan hukum, tetapi juga memperlihatkan adanya budaya kolusi antara aparat desa dan perusahaan dalam proyek strategis nasional. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Joel.

Dalam laporan itu, KCBI juga mendesak agar pihak BBWS Citarum sebagai pemilik proyek dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lahan turut diperiksa karena pencairan dana dilakukan melalui jalur resmi. Transparansi dan pertanggungjawaban publik dinilai mutlak agar kepercayaan masyarakat terhadap proyek nasional tetap terjaga.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Desa Kutamekar maupun pihak PT Global Hotel Development.

KCBI berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendorong semua pihak, termasuk media, untuk ikut serta mengawasi proses penegakan hukum. Skandal ini menjadi bukti bahwa proyek nasional harus diawasi ketat, agar tidak dijadikan ladang bancakan oleh segelintir elit di daerah.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Dana Rp 3,5 Miliar Diduga Jadi Bancakan Kades Kutamekar, LSM KCBI Laporkan Oknum Kades

Berita Terkait

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Negeri Lama Disorot, Nama Doni, Topik, Balga dan Inisial DL Disebut Warga
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Kamis, 10 September 2026 - 08:24 WIB

Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?

Berita Terbaru