Arogansi Angkutan Batu Bara Picu Amarah Publik, LSM KCBI Siap Ambil Peran Pengawasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global ExposevTV Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan – Kesabaran warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, kian menipis. Aktivitas angkutan batu bara yang masih nekat melintas di jalan umum kembali memantik keluhan publik. Padahal, larangan tegas sudah dikeluarkan pemerintah provinsi, bahkan diperkuat pemerintah kabupaten.

Truk-truk pengangkut batu bara tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat sekaligus berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Jalan umum yang seharusnya menjadi ruang aman bagi warga, justru berubah bak jalur hauling dadakan.

Ketua LSM KCBI menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Organisasi masyarakat sipil itu menyatakan siap turun langsung ke lapangan untuk melakukan konfirmasi terhadap para sopir angkutan batu bara yang masih melintas di jalan umum.

“Kami akan turun langsung. Sopir-sopir yang masih melintas akan kami konfirmasi. Jika ditemukan pelanggaran, kendaraan akan kami arahkan dan dititipkan ke halaman Polres Musi Banyuasin, lalu kami koordinasikan dengan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLAJ) Kabupaten Muba untuk diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan telah mengeluarkan instruksi keras yang kemudian ditindaklanjuti oleh Bupati Musi Banyuasin. Mulai 1 Januari, seluruh angkutan batu bara dilarang melintasi jalan umum di wilayah Muba dan diwajibkan menggunakan jalan khusus hauling atau jalur sendiri.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Sejumlah truk batu bara masih terlihat “berpura-pura tak tahu aturan”, tetap melaju di jalan publik seolah larangan hanya sebatas tulisan di atas kertas.
LSM KCBI berharap adanya dukungan nyata dari masyarakat serta pemerintah daerah agar pengawasan dan penegakan aturan dapat berjalan maksimal.

Menurut mereka, persoalan ini bukan semata soal tambang, melainkan menyangkut keselamatan dan hak publik. “Aturannya sudah jelas. Tinggal bagaimana komitmen penegakan di lapangan. Ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” tambah Ketua LSM KCBI.

Masyarakat pun menaruh harapan besar agar pemerintah bertindak lebih tegas dan konsisten. Tanpa penegakan yang nyata, larangan dikhawatirkan hanya menjadi slogan, sementara jalan umum terus menanggung risiko dari lalu-lalang angkutan tambang.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Arogansi Angkutan Batu Bara Picu Amarah Publik, LSM KCBI Siap Ambil Peran Pengawasan

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok

Berita Terbaru