Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, 2 April 2026 – Kondisi memprihatinkan dialami warga Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang. Jalan poros kabupaten yang menjadi akses utama masyarakat dilaporkan telah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan, hingga kini mengalami kerusakan parah dan menghambat aktivitas warga.

Kerusakan jalan meliputi badan jalan yang berlubang, gorong-gorong ambruk, jembatan rusak, hingga titik longsor di beberapa lokasi. Kondisi ini terjadi di wilayah Kampung Ci Cae dan Kampung Cikadongdong, yang kini semakin sulit dilalui, bahkan oleh kendaraan roda dua sekalipun.

Akibatnya, mobilitas masyarakat terganggu serius. Warga yang sakit maupun ibu hamil terpaksa ditandu untuk mendapatkan penanganan medis. Situasi tersebut sempat viral di media sosial, khususnya melalui sejumlah video yang diunggah warga di platform TikTok.

Salah seorang warga Kampung Ci Cae, Arsaid, mengungkapkan bahwa meskipun hasil bumi di Desa Cipinang tergolong melimpah, namun nilai ekonominya rendah karena sulitnya akses distribusi keluar daerah.
Banyak hasil pertanian di sini, tapi tidak ada harga. Mau dibawa keluar susah karena jalan rusak parah,” ujarnya.

Upaya perbaikan sementara dilakukan secara swadaya oleh pemerintah desa bersama masyarakat. Kepala Desa Cipinang, H. Mukra SM, bersama perangkat desa bergotong royong memperbaiki titik longsor menggunakan alat seadanya, bahkan menyumbangkan material batu sebanyak dua mobil untuk penanganan darurat.
Meski demikian, upaya tersebut dinilai belum cukup untuk mengatasi kerusakan secara menyeluruh. Pemerintah desa pun berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah hingga provinsi.
Kami sangat berharap kepada pemerintah, khususnya Bupati Pandeglang dan Gubernur, untuk melihat kondisi kami. Sudah terlalu lama warga menderita akibat jalan yang tidak layak,” ujar Kepala Desa Cipinang.
Warga berharap adanya pembangunan infrastruktur yang merata agar akses transportasi, kesehatan, dan ekonomi dapat berjalan normal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












