Pasca Ricuh, Pendamping Koperasi dan UKM Provinsi Banten Desak Evaluasi Transparansi dan Standar Pemateri Pelatihan KDMP ‎

Rabu, 29 April 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, BANTEN — Forum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kabupaten Pandeglang menegaskan bahwa sikap kritis yang disampaikan dalam kegiatan pelatihan bukan merupakan bentuk penolakan terhadap program pemerintah pusat.

Sebaliknya, forum menyatakan dukungan terhadap kebijakan nasional, sepanjang implementasinya dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

‎Perwakilan Forum KDMP Pandeglang, Entis Sumantri yang akrab disapa Tayo, menyampaikan bahwa pihaknya menginginkan kejelasan dalam pelaksanaan program di lapangan.

Kami mendukung penuh program pemerintah pusat. Namun, kami membutuhkan kejelasan dalam implementasi di lapangan, yang transparan, akuntabel, serta memiliki arah keberlanjutan yang jelas bagi KDMP ke depan,” ujarnya.

‎Ia juga mengungkapkan kekhawatiran peserta terkait potensi penyalahgunaan program untuk kepentingan kelompok tertentu. Menurutnya, tanpa pengawasan yang baik, koperasi berisiko bergeser dari tujuan awal sebagai wadah pemberdayaan masyarakat.

“Jangan sampai kami hanya dijadikan ajang kepentingan kelompok semata. Pengurus KDMP di daerah harus ditempatkan secara profesional, bukan berdasarkan kepentingan golongan. Kami meminta penjelasan yang terbuka dan menyeluruh agar program ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” lanjut Entis.

‎Sementara itu, Pendamping Koperasi dan UKM Provinsi Banten, Ahmad Saepurohman, S.T., M.M. atau yang akrab disapa Kang Asep, turut menanggapi dinamika yang terjadi dalam kegiatan pelatihan pengurus KDMP di Kabupaten Pandeglang yang berujung ricuh pada Selasa (28/4/2026).

‎Menurutnya, peristiwa tersebut tidak terlepas dari tuntutan peserta terkait transparansi anggaran serta kompetensi pemateri yang dihadirkan.

Kami memandang bahwa setiap kegiatan yang melibatkan pengurus koperasi, terlebih yang menggunakan sumber anggaran publik seperti dana desa, harus dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, kualitas dan kapasitas pemateri menjadi faktor krusial agar pelatihan mampu memberikan manfaat nyata dalam penguatan kelembagaan koperasi.

Lebih lanjut, Kang Asep menilai kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi bersama, baik bagi penyelenggara maupun pihak terkait lainnya.

Evaluasi tersebut penting guna memastikan kegiatan pembinaan koperasi ke depan berjalan lebih profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance).

“Kami mendorong adanya klarifikasi terbuka dari pihak penyelenggara serta penguatan pengawasan dari instansi berwenang, guna menjaga kepercayaan para pengurus koperasi dan masyarakat,” ujarnya.

‎Sebagai pendamping, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengembangan koperasi yang sehat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan anggota serta masyarakat luas.
<span;>‎

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru