Hak Jawab Kepala SDN Kadumalati 1: Pengelolaan Dana BOS Sesuai Prioritas, Transparansi Tetap Diperkuat ‎

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten — Kepala Sekolah SDN Kadumalati 1, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, menyampaikan hak jawab atas pemberitaan salah satu media online yang menyoroti pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya terkait kondisi fasilitas sekolah yang dinilai kurang terawat.

Sorotan tersebut muncul  ditemukannya plafon jebol di salah satu ruangan saat kunjungan awak media ke sekolah. Kondisi itu kemudian memicu pertanyaan publik mengenai efektivitas penggunaan dana BOS, terutama dalam aspek pemeliharaan sarana dan prasarana.

Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa pengelolaan dana BOS telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan skala prioritas kebutuhan yang bersifat mendesak. Setiap tahunnya, sekitar 5 persen dari total dana BOS dialokasikan untuk kegiatan pemeliharaan fasilitas.

‎Pihak sekolah memaparkan bahwa pada tahun 2025, anggaran perawatan difokuskan pada penanganan longsor di area belakang sekolah yang berpotensi membahayakan lingkungan. Penanganan dilakukan melalui pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai langkah mitigasi risiko.

Sementara pada tahun 2024, dana pemeliharaan digunakan untuk pembangunan pot bunga serta pemasangan keramik pada dinding dan lantai dua kamar mandi belakang. Adapun pada tahun 2023, alokasi difokuskan pada pemasangan paving block di halaman sekolah guna meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan.

Untuk tahun 2026, pihak sekolah menjelaskan bahwa dana BOS belum cair sehingga belum ada realisasi anggaran pemeliharaan. Namun, telah direncanakan sejumlah perbaikan, di antaranya perbaikan plafon ruang guru, pengecatan gedung, serta perbaikan pagar sekolah.

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa seluruh penggunaan dana pada tahun-tahun sebelumnya telah disertai dengan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang lengkap dan sesuai dengan aturan administrasi yang berlaku.

“Kami mengelola anggaran berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak dan dilakukan secara bertahap. Semua penggunaan dana memiliki bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar pihak sekolah.

Dengan jumlah siswa sekitar 145 orang, besaran dana BOS yang diterima sekolah dinilai terbatas, sehingga perbaikan fasilitas tidak dapat dilakukan secara menyeluruh dalam satu waktu. Oleh karena itu, pengelolaan anggaran dilakukan secara selektif dan berkelanjutan.

Terkait isu transparansi, pihak sekolah menyayangkan adanya persepsi yang berkembang yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian besar masyarakat justru memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kepala Sekolah Jahir Setia Miharja, S.Pd.I, yang dinilai membawa perubahan positif dalam peningkatan disiplin tenaga pendidik dan kualitas pembelajaran.

Dukungan tersebut juga diperkuat oleh Koordinator Wilayah Disdikpora Kecamatan Sindangresmi, Al Jubaedah, S.Pd, yang menyebut bahwa saat muncul rencana mutasi kepala sekolah, guru dan masyarakat justru meminta agar kebijakan tersebut ditunda.

‎“Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan dari masyarakat terhadap kepemimpinan beliau,” ungkapnya.

Meski demikian, pihak sekolah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak. Upaya peningkatan transparansi akan terus dilakukan, termasuk melalui penyampaian laporan penggunaan dana kepada wali murid dan masyarakat secara lebih terbuka.

Melalui penyampaian hak jawab ini, pihak sekolah berharap publik dapat memperoleh informasi yang lebih utuh dan berimbang, serta memahami pentingnya penentuan skala prioritas dalam pengelolaan dana pendidikan. Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pun ditegaskan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kenyamanan lingkungan belajar di SDN Kadumalati 1

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru