Dua Kali Penyerangan dan Pembakaran Rumah di LABURA, Korban Desak Polres Labuhanbatu Tangkap Pelaku

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara  – Aksi kekerasan yang diduga dilakukan sekelompok orang kembali terjadi di areal Kelompok Tani Sumber Sari Grup Robert Aritonang, Dusun I Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, dua unit rumah kopel pekerja, satu unit mobil Colt Diesel, empat unit sepeda motor, serta satu unit mesin genset dilaporkan terbakar. Selain itu, seorang pekerja bernama Muhammad Ilham (35) menjadi korban penganiayaan secara bersama-sama.

Usai mendapatkan pertolongan medis, korban Muhammad Ilham melaporkan kejadian tersebut ke Polres Labuhanbatu dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/819/VI/2026/SPKT/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA pada Sabtu (6/6/2026) pukul 19.40 WIB.

Menurut keterangan pelapor, hingga Selasa (9/6/2026), pihak kepolisian disebut belum melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dari pihak korban mengingat sebelumnya telah terjadi kasus serupa dengan korban Nawawi yang dilaporkan melalui LP Nomor: LP/B/752/V/2026/SPKT/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA.

Saat dikonfirmasi awak media, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Muhammad Jihad Fajar Balman menyatakan bahwa kedua laporan tersebut berkaitan dengan pelaku yang sama. Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim menyampaikan, “Segera kita atensi.”

Pihak korban menyebut, hingga saat ini para terlapor dalam kasus penganiayaan terhadap Nawawi belum ditetapkan sebagai tersangka. Mereka menilai belum maksimalnya penanganan perkara tersebut diduga membuat para pelaku kembali melakukan aksi kekerasan yang menyebabkan munculnya korban berikutnya serta kerugian material yang ditaksir mencapai Rp500 juta.

Kuasa hukum korban, Beriman Panjaitan, SH., MH., berharap Kapolres Labuhanbatu beserta jajaran Satreskrim segera mengambil langkah tegas. Menurutnya, peristiwa ini tidak hanya menyangkut penganiayaan, tetapi juga dugaan pembakaran dan penyerangan berulang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pendiri Kelompok Tani Sumber Sari, Drs. Robert Aritonang, mengatakan dua pekerjanya menjadi korban penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok yang selama ini disebut kerap melakukan pencurian buah kelapa sawit dengan kekerasan. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya telah membuat sedikitnya lima laporan polisi terkait dugaan pengancaman, pencurian dan penguasaan hak, namun menurutnya proses penanganannya belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Di tempat terpisah, Saipul Sirait, SH., didampingi Ketua LSM Sentral Elemen Pejuang Rakyat (SEP Rakyat) Ramses Sihombing, meminta Kapolres Labuhanbatu memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut. Mereka menilai tindakan kekerasan yang terjadi secara berulang tidak boleh dibiarkan dan meminta aparat penegak hukum segera menangkap para pelaku guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Masyarakat dan pihak korban berharap Kapolres Labuhanbatu serta Polda Sumatera Utara segera melakukan olah TKP, mempercepat proses penyidikan, serta mengambil langkah hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, sehingga rasa aman dan keadilan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Dua Kali Penyerangan dan Pembakaran Rumah di LABURA, Korban Desak Polres Labuhanbatu Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Mampukah Kapoldasu Basmi Peredaran Narkotika dan Dugaan Mafia CPO di Sumut?
PCNU Labusel Gelar Konsolidasi di Barus, Ziarah ke Makam Syekh Mahmud dan Perkuat Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan
Dugaan Aktivitas CPO Ilegal di Pinang Awan Disorot, Warga Desak Kapoldasu Turun Tangan
Polsek Kampung Rakyat Amankan Pria di Perkebunan Sawit, Tiga Paket Sabu 1,46 Gram Turut Disita
Warga Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Teluk Binje dan Sonomartani Diminta Segera Diselidiki
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Marbau, Seorang Pria Diamankan
Gerak Cepat Polsek Torgamba Tindak Lanjuti Dumas Presisi, ZAS Diamankan Bersama 1,7 Gram 
Buggy Hibah PTPN IV ke Pemkab Labusel Raib, Keberadaannya Kini Dipertanyakan
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Mampukah Kapoldasu Basmi Peredaran Narkotika dan Dugaan Mafia CPO di Sumut?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:46 WIB

PCNU Labusel Gelar Konsolidasi di Barus, Ziarah ke Makam Syekh Mahmud dan Perkuat Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Dugaan Aktivitas CPO Ilegal di Pinang Awan Disorot, Warga Desak Kapoldasu Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Polsek Kampung Rakyat Amankan Pria di Perkebunan Sawit, Tiga Paket Sabu 1,46 Gram Turut Disita

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Teluk Binje dan Sonomartani Diminta Segera Diselidiki

Berita Terbaru