GLOBAL EXPOSE TV – KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Teluklada 1 yang berada di bawah naungan Yayasan Saffari Permadani Rahayu, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan warga. Hal itu menyusul munculnya dugaan penumpukan sampah di lingkungan dapur yang disebut tidak diangkut selama beberapa hari sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang banyak lalat.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terhadap aspek kebersihan dan higienitas dapur yang digunakan untuk menyiapkan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Warga menilai lingkungan dapur seharusnya memenuhi standar sanitasi yang baik agar keamanan pangan tetap terjaga.
“Kalau sampah menumpuk, berbau, dan banyak lalat, tentu masyarakat khawatir terhadap kebersihan dapur. Kami berharap kondisi ini segera ditangani,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurutnya sampah menumpuk sudah 4 hari pada hari kamis 16 sampah baru di angkut ,entah di buangkenana
Selain persoalan sampah, warga juga menyoroti dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Menurut warga, kondisi tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut karena dikhawatirkan dapat berdampak terhadap lingkungan di sekitar lokasi.saat ini limbah Ipal masih meluap
Atas dasar itu, masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Puskesmas setempat, unsur Forkopim Kecamatan, serta Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan inspeksi dan pemeriksaan ke lokasi guna memastikan pengelolaan sanitasi, kebersihan lingkungan, serta sistem pengolahan limbah telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Warga juga meminta apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap standar sanitasi maupun pengelolaan limbah, instansi terkait dapat memberikan pembinaan atau mengambil langkah sesuai dengan kewenangannya demi menjaga kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPPG Teluklada 1 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penumpukan sampah maupun dugaan pencemaran lingkungan dari limbah IPAL tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pengelola yayasan dan pihak terkait lainnya guna memperoleh penjelasan serta akan memuat hak jawab sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Dugaan Penumpukan Sampah dan Limbah IPAL di Dapur SPPG Teluklada 1 Jadi Sorotan, Warga Minta Pemerintah dan BGN Turun Tangan












