Global Expose TV Kabupaten Cirebon –
Muhammad Ibrahim, seorang pemuda tanggung yang tinggal di Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, kini tengah terbaring lemah akibat menderita infeksi serius pada telinga yang berkembang menjadi tetanus. Ironisnya, Ibrahim merupakan anak sebatang kara yang hidup sendiri karena orang tua nya meninggal dunia, makan juga dari belas kasihan tetangga,” kini dalam kondisi yang memprihatinkan tanpa dukungan keluarga maupun fasilitas layak.
Pemuda kelahiran Cirebon tersebut tinggal di RT 09, RW 04, tepatnya di Jalan Petapan, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Dalam kesehariannya, ia kerap berpindah-pindah tempat tidur, bahkan tak jarang tidur di kandang ayam milik warga setempat lantaran tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, infeksi telinga yang diderita Ibrahim bermula dari kebiasaannya mengorek telinga menggunakan batang kayu. Luka kecil akibat aktivitas tersebut kemudian memburuk dan menyebabkan infeksi parah hingga akhirnya berkembang menjadi tetanus.
“Ibrahim hidup sebatang kara, sejak kecil tidak pernah kita lihat keluarganya. Sekarang dia sakit, hanya bisa terbaring lemah. Kami berharap pemerintah desa dan kabupaten bisa segera turun tangan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Muhammad Ibrahim terus menurun. Ia membutuhkan perawatan medis segera serta perhatian dari pemerintah daerah untuk menjamin keberlangsungan hidupnya. Warga berharap ada kepedulian nyata dari pihak berwenang, terutama Pemerintah Desa Ujunggebang dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, untuk memberikan bantuan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.
Kondisi seperti yang dialami Ibrahim menjadi potret nyata bahwa masih ada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan ekstrem dan luput dari perhatian sosial. Pemerintah diharapkan dapat segera memberikan penanganan, baik dari sisi medis maupun kesejahteraan.
Penulis : Sukadi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Anak Sebatang Kara di Cirebon Derita Infeksi Telinga dan Tetanus, Butuh Uluran Tangan Pemerintah












