Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten — Selasa, 3 Februari 2026
Ketidakhadiran Ketua maupun perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) serta pemilik Yayasan Banten Alam Makmur dalam agenda konferensi pers dan audiensi publik menuai kecaman keras dari Gabungan Organisasi Wartawan Indonesia dan Lembaga (GOWIL) Kabupaten Pandeglang.

Agenda yang sedianya menjadi ruang klarifikasi terbuka terkait dugaan persoalan pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Banten Alam Makmur di Desa Pasangrahan, Kecamatan Munjul, tersebut dihadiri berbagai elemen wartawan dan lembaga kontrol sosial. Di antaranya Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), Lembaga Investigasi Negara (LIN), YBH PBHNI, serta unsur masyarakat sipil.
Namun hingga forum berakhir, pihak-pihak yang diundang, yakni Kepala SPPI dan pengelola Yayasan Banten Alam Makmur, tidak hadir tanpa memberikan keterangan resmi.
Koordinator GOWIL Kabupaten Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menilai absennya pihak SPPI dan yayasan sebagai bentuk pengabaian terhadap prinsip transparansi serta fungsi kontrol publik.
“Kami melihat tidak adanya itikad baik. Pihak MBG memilih untuk tidak hadir dalam forum resmi yang bertujuan membuka ruang klarifikasi secara terbuka,” ujar Raeynold.
Menurutnya, sikap tersebut justru memperkuat dugaan adanya persoalan yang sengaja ditutup-tutupi serta upaya menghindari pertanggungjawaban publik.
Senada dengan itu, Umaedi, salah satu perwakilan lembaga yang hadir, menyebut ketidakhadiran Kepala SPPI mencerminkan lemahnya fungsi pengawasan wilayah.
Ia menambahkan, ketidakhadiran pihak terkait dalam forum resmi yang melibatkan media dan lembaga sosial merupakan preseden buruk bagi prinsip akuntabilitas pemerintahan, khususnya dalam pelaksanaan program strategis nasional di tingkat daerah.
GOWIL Kabupaten Pandeglang menegaskan akan terus mengawal persoalan ini secara serius dan berkelanjutan. Bahkan, organisasi tersebut tidak menutup kemungkinan membawa temuan-temuan lapangan serta sikap tidak kooperatif pihak terkait ke tingkat yang lebih tinggi apabila tidak ada klarifikasi resmi dari Kepala SPPI maupun Yayasan Banten Alam Makmur.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPI dan pihak Yayasan Banten Alam Makmur belum memberikan keterangan resmi, meskipun telah dihubungi melalui berbagai saluran komunikasi.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Munjul Pandeglang Banten












