Diduga Mesin Sedot Air Bantuan Pertanian Dijual di Cikeusik , Anak Ketua Kelompok Tani Disebut Terlibat

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – Rabu 25/03/2026. Dugaan penyalahgunaan aset bantuan pertanian kembali mencuat di wilayah Kabupaten Pandeglang. Sebuah mesin sedot air bermerek Kubota yang diduga merupakan bantuan untuk kelompok tani, dilaporkan telah dijual secara tidak sah.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, mesin sedot tersebut tercatat atas nama Tardi, anggota kelompok tani di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikeusik. Mesin tersebut sebelumnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian masyarakat setempat.

Namun, menurut keterangan dari sejumlah sumber, mesin tersebut diduga telah dipindahkan dari lokasi awal dan kemudian diperjualbelikan. Penjualan itu disebut-sebut dilakukan oleh anak dari Tardi. Bahkan, informasi yang beredar menyebutkan bahwa mesin tersebut dijual tidak jauh dari wilayah setempat kepada seseorang berinisial TO.

‎Dugaan ini menimbulkan keresahan di kalangan petani, mengingat mesin sedot air merupakan fasilitas penting untuk menunjang produktivitas pertanian, terutama saat musim kemarau.

Sejumlah warga berharap adanya klarifikasi dari pihak terkait, baik dari pengurus kelompok tani maupun pemerintah desa. Mereka juga mendesak instansi berwenang untuk segera melakukan penelusuran guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

‎Jika terbukti, tindakan tersebut berpotensi melanggar aturan terkait pengelolaan bantuan pemerintah serta dapat merugikan kepentingan petani lainnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Tardi maupun pihak keluarga terkait dugaan tersebut.

‎Pemerintah daerah dan dinas terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan serta memastikan seluruh aset bantuan pertanian digunakan sesuai peruntukannya demi kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Cikeusik Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru