Diduga Oknum Bank Keliling Marah-Marah dan Berkata Kasar ke Nasabah,

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV – Pandeglang, Banten. Kamis, 19 Maret 2026. Seorang nasabah asal Desa Panimbang, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seorang oknum penagih bank keliling. Oknum tersebut diduga mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp dengan nada marah serta menggunakan kata-kata kasar yang dinilai tidak pantas.

‎Akibat pesan tersebut, nasabah merasa tertekan dan tersinggung. Ia menjelaskan bahwa dirinya memang memiliki kewajiban utang sebesar Rp7 juta. Namun, utang tersebut telah dibayarkan secara bertahap hingga kini tersisa Rp1 juta. Hal itu, menurutnya, merupakan bukti adanya itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban.

‎Nasabah juga menegaskan bahwa keterlambatan pelunasan bukan karena tidak mau membayar, melainkan karena kondisi ekonomi yang belum memungkinkan untuk melunasi sisa utang dalam waktu dekat.

“Saya bukan tidak mau bayar atau tidak punya itikad baik. Buktinya dari Rp7 juta sudah saya cicil sampai tinggal Rp1 juta. Hanya saja saat ini saya belum mampu melunasi. Saya sangat tidak senang dengan ucapan kasar tersebut,” ujarnya saat dimintai keterangan.

Ia berharap pihak berwenang dapat memberikan perhatian terhadap persoalan ini agar proses penagihan utang dilakukan secara manusiawi, sopan, dan sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, ia juga meminta agar oknum penagih yang diduga bersikap kasar dapat diberikan pembinaan sehingga tidak merugikan masyarakat lainnya.

‎Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa praktik penagihan utang harus tetap menjunjung tinggi etika, norma sosial, serta perlindungan terhadap hak-hak konsumen. Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila mengalami intimidasi, ancaman, maupun perlakuan tidak pantas dalam proses penagihan.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Red

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Panimbang Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru