Global Expose TV –Kabupaten Pandeglang, Banten – Senin, 16/02/2026 – Bencana alam kembali berdampak pada sektor pendidikan. Satu unit bangunan di MI Malnu Cikarang yang berlokasi di Kampung Cibuluhen, Desa Pasirlancar, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat tanah longsor yang diduga dipicu oleh banjir di wilayah tersebut.

Peristiwa tersebut menyebabkan satu ruang kelas tidak dapat lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan pantauan di lokasi, dinding bagian kiri dan kanan bangunan mengalami retak dan pecah cukup serius akibat pergeseran tanah yang terjadi pascabanjir.
Perwakilan Kepala Sekolah, Rina Marlina, membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa bangunan saat ini dalam keadaan tidak layak pakai karena struktur dinding mengalami kerusakan berat dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

“Betul, untuk sementara ruangan itu tidak bisa digunakan. Dinding kiri dan kanan pecah akibat adanya pergeseran tanah. Diduga ini dampak dari banjir yang terjadi sebelumnya,” ujarnya.
Akibat kerusakan tersebut, aktivitas belajar mengajar terpaksa dialihkan ke ruangan lain dengan sistem penyesuaian jadwal. Pihak sekolah berupaya agar proses pendidikan tetap berjalan meski dalam keterbatasan sarana dan prasarana.

Warga sekitar berharap adanya perhatian serius serta langkah cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk segera melakukan penanganan dan perbaikan permanen. Mereka khawatir apabila tidak segera ditindaklanjuti, kerusakan akan semakin meluas dan mengganggu keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih menunggu tindak lanjut dan bantuan dari pihak berwenang guna memastikan keamanan serta kenyamanan kegiatan belajar mengajar ke depan.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Sindangresmi Pandeglang Banten












