Global Expose TV Kabupaten Pandeglang Banten — Senin tgl 6 Maret 2026Kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk PAUD dan TK di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi sorotan publik. Setelah ramai diberitakan, oknum penilik yang diduga terlibat kini disebut tidak lagi terlihat menjalankan tugasnya.
Sejumlah guru PAUD dan TK di wilayah tersebut mengungkapkan bahwa penilik berinisial (y) diduga melakukan pemotongan dana BOP sebesar 3 persen dari setiap pencairan. Praktik tersebut disebut telah berlangsung berulang kali dan menimbulkan keresahan di kalangan tenaga pendidik.
Sudah sering terjadi setiap pencairan. Kami merasa keberatan karena dana itu untuk operasional sekolah, bukan untuk dipotong,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.
Menariknya, sejak kasus ini mencuat ke publik dan menjadi perbincangan hangat, penilik yang bersangkutan dilaporkan tidak masuk kantor selama hampir dua bulan.
Keberadaannya pun hingga kini tidak diketahui secara pasti, memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Para guru berharap pihak berwenang, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Pendidikan setempat, segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan pungli tersebut. Mereka juga meminta adanya transparansi dalam pengelolaan dana BOP agar kejadian serupa tidak terulang.
Kalau memang ada pelanggaran, kami minta diproses sesuai hukum. Jangan sampai ini terus dibiarkan,” tanpa kejelasan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan pungli maupun keberadaan penilik yang dimaksud. Kasus ini pun menjadi perhatian publik dan diharapkan segera mendapatkan kejelasan.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












