Dugaan Pungli Dana BOP PAUD–TK, Penilik Kecamatan Picung Menghilang Dua Bulan

Senin, 6 April 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang Banten — Senin tgl 6 Maret 2026Kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk PAUD dan TK di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi sorotan publik. Setelah ramai diberitakan, oknum penilik yang diduga terlibat kini disebut tidak lagi terlihat menjalankan tugasnya.

‎Sejumlah guru PAUD dan TK di wilayah tersebut mengungkapkan bahwa penilik berinisial (y) diduga melakukan pemotongan dana BOP sebesar 3 persen dari setiap pencairan. Praktik tersebut disebut telah berlangsung berulang kali dan menimbulkan keresahan di kalangan tenaga pendidik.

Sudah sering terjadi setiap pencairan. Kami merasa keberatan karena dana itu untuk operasional sekolah, bukan untuk dipotong,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

‎Menariknya, sejak kasus ini mencuat ke publik dan menjadi perbincangan hangat, penilik yang bersangkutan dilaporkan tidak masuk kantor selama hampir dua bulan.

Keberadaannya pun hingga kini tidak diketahui secara pasti, memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

‎Para guru berharap pihak berwenang, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Pendidikan setempat, segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan pungli tersebut. Mereka juga meminta adanya transparansi dalam pengelolaan dana BOP agar kejadian serupa tidak terulang.

Kalau memang ada pelanggaran, kami minta diproses sesuai hukum. Jangan sampai ini terus dibiarkan,” tanpa kejelasan

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan pungli maupun keberadaan penilik yang dimaksud. Kasus ini pun menjadi perhatian publik dan diharapkan segera mendapatkan kejelasan.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru