Global Expose TV Kabupaten Bekasi –
Hubungan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Media Global Expose TV resmi berakhir. Keputusan tegas ini disampaikan pihak redaksi melalui surat resmi bernomor 05/06/25/SPK, tertanggal 13 Juni 2025, yang ditujukan langsung kepada Bupati Bekasi dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi.
Langkah ini diambil setelah melalui evaluasi internal dan pertimbangan teknis serta strategis menyangkut arah pengembangan redaksi dan independensi media. Dalam surat tersebut, pihak Global Expose TV menyatakan bahwa pemutusan kerja sama dilakukan secara sepihak namun tetap menjunjung tinggi asas profesionalisme dan saling menghargai.
“Ini bukan soal konflik. Ini soal arah. Kami ingin menegaskan posisi kami sebagai media independen yang bebas dari tekanan, baik politik maupun birokrasi,” ujar Sukadi, Penanggung Jawab sekaligus Pimpinan Redaksi Global Expose TV.
Surat pemberitahuan itu menyebutkan bahwa seluruh bentuk kerja sama publikasi dan kegiatan terkait dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi berakhir efektif mulai 1 Juli 2025. Pihak Global Expose TV menegaskan bahwa pemutusan kemitraan ini dilakukan demi meningkatkan kualitas konten dan manajemen redaksi secara lebih mandiri.
Meski hubungan formal berakhir, pihak Global Expose tetap membuka ruang komunikasi dalam koridor silaturahmi yang sehat dan saling menghargai. Namun demikian, redaksi memastikan akan tetap melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan Pemkab Bekasi sebagaimana fungsi pers dijamin dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Dinamika di Balik Pemutusan Kerja SamMeski tidak dirinci secara gamblang, sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa kebijakan redaksional Global Expose TV dalam beberapa bulan terakhir memang menunjukkan penajaman sikap kritis terhadap pola komunikasi publik Pemkab Bekasi, terutama terkait transparansi anggaran publikasi dan pola kemitraan yang dinilai tidak lagi seimbang.
Pernyataan resmi yang dilampirkan dalam surat pemutusan itu menegaskan bahwa media harus tetap berada di barisan independen. “Kami ingin berdiri di atas kaki sendiri, tidak bergantung pada kerja sama yang berpotensi mengekang arah redaksi,” imbuh Sukadi.
Apresiasi Tetap Disampaikan: Meskipun memutuskan kerja sama, Global Expose TV tetap menyampaikan apresiasi atas hubungan yang pernah terjalin dengan baik bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Tembusan surat juga dikirimkan ke Dinas Kominfo dan didokumentasikan dalam arsip redaksi sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.
Ke depan, Global Expose TV menyatakan akan terus melaksanakan fungsi pers sebagai lembaga kontrol sosial dan edukasi publik. Dengan semangat independensi, media ini berkomitmen menyuarakan suara rakyat tanpa intervensi.
Catatan Redaksi:
Pemutusan mitra ini menjadi preseden penting bagi media lokal untuk bersikap tegas menjaga marwah pers. Di tengah kondisi ekosistem media yang makin sarat kepentingan, pilihan untuk melepas kenyamanan demi integritas patut diapresiasi.
“Lebih baik jadi media kecil tapi merdeka, daripada besar tapi jadi corong kekuasaan,” tegas salah satu jurnalis senior Global Expose TV.
Penulis : Agus Marpaung
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Global Expose TV Putuskan Kerja Sama Dengan Pemkab Bekasi: Tega. Profesional dan Independent












