Global Expose TV kabupaten Pandeglang Banten – Menyusul beredarnya pemberitaan yang memuat pernyataan terkait profesi wartawan dan media, Kepala SDN Cibitung 2, Kesih, S.Pd., menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada seluruh insan pers atas kesalahpahaman yang terjadi.
Dalam keterangannya, Kesih menjelaskan bahwa narasi yang sebelumnya beredar tidak dimaksudkan untuk merendahkan ataupun mendiskreditkan profesi wartawan. Menurutnya, penggunaan istilah yang disampaikan saat itu merupakan kekeliruan dalam penyampaian sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.
”Saya menyadari bahwa hal tersebut murni merupakan kesalahpahaman. Seharusnya ada pemilihan kata yang lebih tepat dalam penyampaian informasi. Saya memohon maaf atas kekeliruan tersebut dan atas narasi yang berkembang sehingga menimbulkan salah persepsi di tengah publik,” ujar Kesih dalam klarifikasinya.
Ia mengakui keterbatasan pemahamannya terkait kode etik jurnalistik dan mekanisme penyampaian informasi kepada media. Oleh karena itu, dirinya menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan di masa mendatang.
Kesih juga menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati dan menghargai profesi wartawan sebagai bagian penting dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, termasuk dalam dunia pendidikan. Menurutnya, peran media memiliki kontribusi besar dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kemajuan berbagai sektor kehidupan masyarakat.
”Saya sepenuhnya menghormati dan menghargai profesi wartawan. Media memiliki peran penting sebagai kontrol sosial dan mitra dalam membangun paradigma berpikir yang lebih maju, termasuk bagi dunia pendidikan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberikan ruang hak jawab dan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi secara terbuka. Kesempatan tersebut dinilai penting guna meluruskan informasi yang berkembang serta menjaga hubungan baik antara lembaga pendidikan dan insan pers.
Kesih berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan menjadi pembelajaran bersama untuk membangun komunikasi yang lebih efektif, saling menghormati, serta menjunjung tinggi etika dalam penyampaian informasi kepada publik.
”Insya Allah, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih baik ke depannya. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi ini,” tutupnya.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












