Kepala SDN Pasirloa Beri Hak Jawab Terkait Sorotan Dana BOS, Tegaskan Sekolah Akan Direvitalisasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten — Menanggapi sorotan salah satu media online terkait dugaan tidak dialokasikannya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, pihak SDN Pasirloa, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, akhirnya memberikan hak jawab dan klarifikasi resmi kepada publik.

‎

Pihak sekolah menegaskan bahwa tudingan tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Kepala sekolah menyampaikan bahwa kondisi bangunan sekolah yang saat ini mengalami kerusakan memang sudah cukup lama dan masuk dalam kategori membutuhkan penanganan lebih besar melalui program revitalisasi atau rehabilitasi menyeluruh dari pemerintah.

Bukan berarti kami tidak merealisasikan Dana BOS untuk sarana dan prasarana. Namun kondisi bangunan sekolah memang sudah mengalami kerusakan yang cukup berat sehingga membutuhkan penanganan revitalisasi, bukan sekadar pemeliharaan ringan,” ungkap pihak sekolah saat memberikan keterangan kepada awak media.

‎Menurutnya, penggunaan Dana BOS memiliki mekanisme serta aturan yang harus disesuaikan dengan kebutuhan dan skala prioritas sekolah. Dalam kondisi tertentu, pemeliharaan ringan dinilai tidak akan efektif apabila bangunan sekolah sudah masuk kategori rusak dan telah diusulkan untuk mendapatkan program rehabilitasi total.

‎Pihak sekolah juga menjelaskan bahwa selama ini pengelolaan Dana BOS tetap dilakukan berdasarkan petunjuk teknis yang berlaku dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional pendidikan, termasuk kegiatan belajar mengajar, kebutuhan siswa, administrasi sekolah, hingga pemenuhan program penunjang lainnya.

‎Kondisi SDN Pasirloa sendiri disebut telah lama menjadi perhatian karena beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Oleh sebab itu, sekolah telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan revitalisasi agar proses perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan lebih maksimal.

Kami memahami adanya perhatian dari masyarakat maupun media terkait penggunaan Dana BOS. Namun perlu dipahami juga bahwa tidak semua kerusakan bisa ditangani hanya melalui dana pemeliharaan rutin. Sekolah ini memang membutuhkan rehabilitasi besar agar bangunan kembali layak digunakan,” lanjutnya.

‎Pihak sekolah berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pengelolaan Dana BOS di lingkungan SDN Pasirloa.

‎Selain itu, pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk tetap transparan dan terbuka terhadap pengawasan publik demi terciptanya tata kelola pendidikan yang baik dan akuntabel.

‎Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera merealisasikan program revitalisasi terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar di SDN Pasirloa masih berjalan sebagaimana mestinya meskipun kondisi beberapa sarana membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut dari pemerintah melalui program rehabilitasi sekolah.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes/Red

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru