Ketua Komisi lll DPRD KABUPATEN BEKASI Helmi, S. E. Membahas Permohonan Akses Jalan Warga

Sabtu, 15 Maret 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expise TV Kabupaten Bekasi – Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi menindaklanjuti Rapat Internal Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi tanggal 09 Januari 2025 membahas Agenda Kegiatan sesuai dengan bidang Komisi III yaitu Bidang infrastruktur, di Ruang Rapat Komisi III Komplek Perkantoran Pemerintah kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi kecamatan Cikarang Pusat.

Dalam rapat tersebut, hadir Wakil Ketua komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Jaya Marjaya, Sekretaris komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi S.E., serta beberapa anggota DPRD Kabupaten Bekasi, di antaranya Nurhayati dan Saepul Islam, S.E. Turut hadir perwakilan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, perwakilan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kecamatan Cikarang Barat, Kelurahan Telaga Asih, serta dari PT Asia, PT ASP, PT Gobel Dharma Nusantara, dan PT Tiger Sah Membahas Permohonan Akses Jalan Warga Kelurah Telaga Asih menuju Kawasan Industri Gobel.

Helmi S.E., Sekretaris komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, saat diwawancarai oleh awak media mengatakan, lagi bermohon konsul ke PJT untuk melakukan menggunakan jalan tanggul, kalau jalan tanggul itu disetujui oleh PJT, sehingga akses masyarakat yang ada di sana ada akses Jalan baru,” ungkap Helmi kepada Awak media di Ruangan Rapat Komisi III

Lebih lanjut, Helmi menjelaskan jika disetujui, modelnya seperti di Tambelang atau pun di Kota Bekasi, Kota Bekasi itu kan di under pass jalan tanggul, jika ingin disetujui oleh PJT, harus berkirim surat Kementrian untuk melakukan pemanfaatan jalan tanggul, nanti seperti apa, tahapan pembahasan kedua (rapat kedua) menyusul,” ujarnya

Pada saat Awak media mempertanyakan pihak dari Kawasan Gobel menolak untuk membuka akses, Helmi S.E., Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi menjawab, alasannya mereka punya hak menolak, karena sebagai kawasan Industri tunggal tidak ada perumahan dan menolak untuk suatu kawasan eksklusif, kecuali apabila ada kawasan dan pemukiman seperti Jababeka dan Deltamas dia tidak boleh melakukan penolakan,” tuturnya

“Kawasan Gobel atau kawasan khusus Industri tanpa ada pemukiman, jika ada penolakan dan merasa kawasan eksklusif itu suatu hal yang wajar,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Wiwi.W

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Ketua Komisi lll DPRD KABUPATEN BEKASI Helmi, S. E. Membahas Permohonan Akses Jalan Warga

Berita Terkait

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034
Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan
Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya 2026: Membawa Gagasan Transparansi, Digitalisasi, dan Penguatan Ekonomi Warga
Revitalisasi SMK Nur Insani Angsana Disambut Antusias Wali Murid, Anggaran Rp1,069 Miliar Direalisasikan
Dugaan Intimidasi Terhadap Pembina FORMASI, Polisi di Minta Ungkap Identitas Pelaku dan Tangkap
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa

Sabtu, 26 September 2026 - 10:33 WIB

H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 7 September 2026 - 14:40 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan

Berita Terbaru