Global Expose TV Kabupaten Lebak Banten, Sabtu 16 November 2024, Wilayah Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Melalui MBKM Humanity Project Angkatan ke-5, yakni Francesca Thalia Satiadhi dan Fuji Mentari Endiany, menggelar workshop d”Nyegah Bala Laut”Kegiatan ini.
Pendekatan Kreatif untuk Mitigasi Bencana. Melalui workshop ini, para pemuda dan karang taruna,” Ketua GMLS, Abah Lala, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi pemuda melalui produksi kaos mitigasi.
“Kaos ini menjadi pengingat berkumpulnya pentingnya kesiapsiagaan, sekaligus membuka jalan bagi pemuda untuk berwirausaha di bidang kreasi.
Pemuda sebagai Pengguna,”Karang Taruna dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Situregen memainkan peran sentral dalam program ini.
Ketua Desa Tangguh Bencana (DESTANA), Deni Apriatna, mengapresiasi partisipasi aktif para pemuda. “Mereka tidak hanya belajar mendesain, tetapi juga memahami konsep mitigasi bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Kini, mereka menjadi penyampai informasi yang efektif di komunal.
Dokumentasi sebagai Sebagai bagian dari program, GMLS bersama mahasiswa UMN juga memproduksi film dokumenter yang menggambarkan peran pemuda dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Dokumenter ini diharapkan menjadi media edukasi berkelanjutan yang dapat menginspirasi desa lain untuk melakukan langkah serupa.
Kolaborasi Multi-Pihak untuk Masa Depan Tangguh. Abah Lala menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, media, dan sektor usaha dalam mewujudkan mitigasi bencana yang efektif.
“Program ini menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya pemuda, dapat menjadi agen perubahan untuk membangun masyarakat yang lebih Mandiri dan maju.
Senada dengan itu, Deni Apriatna berharap program ini dapat terus berlanjut. “Pemuda adalah ujung tombak kesiapsiagaan. Dengan edukasi yang mereka terima, mereka mampu menjadi penggerak utama dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan,” Tutup nya.
Penulis : Edi Junaedi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Pemuda Desa Situregen Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana Tsunami Melalui Workshop Kreatif












