Penggunaan Dana BOS di MTs Hidayatul Ahkam Disorot, Transparansi Pengelolaan Anggaran Dipertanyakan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV – Pandeglang, Banten
Sabtu, 16 Mei 2026. Penggunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MTs Hidayatul Ahkam yang berlokasi di Kampung Salam, Desa Mendung, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga tidak sesuai dengan peruntukannya. Dugaan tersebut mencuat setelah adanya sorotan dari sejumlah pihak terkait minimnya transparansi dalam pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut.

Sorotan publik semakin menguat lantaran pihak sekolah disebut belum pernah memasang papan informasi penggunaan anggaran BOS sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat maupun wali murid.

Saat awak media mencoba menemui kepala sekolah guna melakukan konfirmasi terkait penggunaan dana BOS yang diterima pihak sekolah, pihak sekolah mengakui bahwa selama berdirinya sekolah, belum pernah membuat papan informasi penggunaan anggaran.

“Kami akui selama berdiri sekolah belum pernah membuat papan informasi,” ujarnya kepada awak media.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan LSM Cimanggu meminta Aparat Penegak Hukum (APH) serta instansi terkait agar segera melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana BOS di MTs Hidayatul Ahkam.

“Kami meminta kepada pihak APH agar segera mempertanyakan kembali kebenaran penggunaan anggaran BOS yang telah diterima oleh kepala sekolah dan bendahara MTs Hidayatul Ahkam,” ujar perwakilan LSM Cimanggu kepada awak media.

Pihaknya juga menegaskan, apabila dalam waktu dekat tidak ada tindak lanjut dari Kementerian Agama maupun APH, maka mereka akan melayangkan surat audiensi kepada pihak terkait guna meminta kejelasan dan transparansi penggunaan dana BOS tersebut.

“Apabila tidak ada tindakan dari pihak Kemenag maupun APH dalam waktu dekat ini, kami akan melayangkan surat audiensi kepada pihak terkait,” tegasnya.

Masyarakat berharap adanya keterbukaan dari pihak sekolah terkait penggunaan dana BOS agar tidak menimbulkan dugaan maupun polemik di tengah publik.

(Wawan)

Facebook Comments Box

Penulis : Wawan

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru