Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Pada 06 Mei 2025, Puluhan petani yang bermukim di Dusun Jadi Mulia, Bangun Jaya, dan SPD Makmur, Desa Sei Meranti, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, mengaku resah dan takut untuk memanen kelapa sawit milik mereka sendiri. Ketakutan itu diduga dipicu oleh adanya intimidasi dan ancaman dari pihak perusahaan PT Sinar Belantara Indah (SBI).
Kepada wartawan, seorang warga menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan yang dilakukan oleh pihak perusahaan. “Kami sudah puluhan tahun tinggal dan bertani di dusun ini. Tapi akhir-akhir ini, kami justru merasa diintimidasi. Kami takut untuk memanen sawit milik kami sendiri,” ujarnya, Rabu (10/5/2025).
Warga meminta agar Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Syahputra Simatupang, bersama anggota DPRD segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka juga mendorong agar DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan melibatkan berbagai pihak.
“Kami mohon kepada Pak Bupati dan anggota dewan agar membantu kami. Kalau perlu adakan RDP dengan memanggil pihak PT SBI untuk menjelaskan masalah ini,” tambah warga lainnya dengan nada geram.
Menurut mereka, selama ini tidak pernah ada konflik yang serius. Namun, baru-baru ini muncul isu-isu yang mengarah pada ancaman jika petani tetap memanen sawitnya sendiri.
Sementara itu, saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, pihak PT SBI belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Menanggapi hal ini, salah seorang anggota DPRD Labuhanbatu Selatan, Zulkifli Nasution, menilai dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan PT SBI terhadap petani adalah hal yang tidak dapat dibenarkan.
“Kalau memang ada ancaman seperti itu, saya minta masyarakat petani membuat surat resmi ke DPRD agar kami bisa memfasilitasi RDP. Biar nanti DPRD yang memanggil pihak PT SBI untuk dimintai penjelasan,” ujar Zulkifli.
Kasus ini menambah daftar panjang persoalan antara masyarakat petani dengan perusahaan perkebunan yang beroperasi di daerah tersebut. Pemerintah daerah dan legislatif diharapkan segera mengambil langkah tegas demi melindungi hak-hak petani.
Penulis : Mirwan Hasibuan
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Petani di Tiga Dusun Desa Sei Meranti Takut Panen Sawit, Diduga Akibat Ancaman dari PT SBI












