Program MBG Yayasan Al Kausar di Angsana Kembali Disorot, Guru dan Siswa Pertanyakan Kualitas Menu ‎

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global ExposeTV–Kabupaten Pandeglang Banten Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan Yayasan Al Kausar di wilayah Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi sorotan. Kali ini perhatian datang dari kalangan siswa dan dewan guru di SDN Padamulya 2, Desa Padamulya, yang mempertanyakan kualitas, variasi menu, serta kecukupan nilai gizi makanan yang diberikan kepada para siswa.

‎

Berdasarkan pantauan awak media saat berkunjung ke sekolah tersebut, menu MBG yang dibagikan merupakan rapel untuk tiga hari ke depan, yakni Senin hingga Rabu. Menu yang diterima siswa antara lain tiga butir jeruk, tiga butir telur, satu bungkus roti, dua kotak Susu,serta satu bungkus kacang. Menu tersebut dinilai kurang bervariasi dan belum sepenuhnya sesuai dengan harapan pihak sekolah.

‎Iwan, selaku awak media Global Expose TV, menyampaikan bahwa menu yang diberikan dianggap belum memenuhi standar kebutuhan gizi siswa. Selain itu, ia juga menyoroti porsi dan nilai menu yang dinilai tidak sebanding dengan informasi yang beredar mengenai adanya dua kategori menu, yakni menu besar dengan kisaran anggaran Rp10 ribu dan menu kecil sekitar Rp8 ribu per porsi.

Menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa menu yang diterima siswa cenderung seragam dan bahkan dinilai berada di bawah kategori menu kecil. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari pihak sekolah terkait mekanisme pengadaan, kualitas bahan makanan, serta pengawasan pelaksanaan program MBG yang dikelola oleh yayasan pelaksana.

Hal menarik lainnya, beberapa siswa juga menyampaikan harapan agar menu MBG sesekali dilengkapi dengan buah yang lebih bervariasi, seperti buah naga, guna menambah selera makan sekaligus meningkatkan asupan gizi.

‎Pihak sekolah berharap adanya evaluasi dan perhatian dari instansi terkait agar program MBG benar-benar dapat mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan gizi siswa serta mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

‎Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Yayasan Al Kausar maupun instansi terkait masih diupayakan untuk dimintai klarifikasi guna memperoleh keterangan lebih lanjut sehingga pemberitaan dapat berimbang.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Angsana Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru