Global ExposeTV–Kabupaten Pandeglang Banten Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan Yayasan Al Kausar di wilayah Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi sorotan. Kali ini perhatian datang dari kalangan siswa dan dewan guru di SDN Padamulya 2, Desa Padamulya, yang mempertanyakan kualitas, variasi menu, serta kecukupan nilai gizi makanan yang diberikan kepada para siswa.

Berdasarkan pantauan awak media saat berkunjung ke sekolah tersebut, menu MBG yang dibagikan merupakan rapel untuk tiga hari ke depan, yakni Senin hingga Rabu. Menu yang diterima siswa antara lain tiga butir jeruk, tiga butir telur, satu bungkus roti, dua kotak Susu,serta satu bungkus kacang. Menu tersebut dinilai kurang bervariasi dan belum sepenuhnya sesuai dengan harapan pihak sekolah.
Iwan, selaku awak media Global Expose TV, menyampaikan bahwa menu yang diberikan dianggap belum memenuhi standar kebutuhan gizi siswa. Selain itu, ia juga menyoroti porsi dan nilai menu yang dinilai tidak sebanding dengan informasi yang beredar mengenai adanya dua kategori menu, yakni menu besar dengan kisaran anggaran Rp10 ribu dan menu kecil sekitar Rp8 ribu per porsi.
Menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa menu yang diterima siswa cenderung seragam dan bahkan dinilai berada di bawah kategori menu kecil. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari pihak sekolah terkait mekanisme pengadaan, kualitas bahan makanan, serta pengawasan pelaksanaan program MBG yang dikelola oleh yayasan pelaksana.
Hal menarik lainnya, beberapa siswa juga menyampaikan harapan agar menu MBG sesekali dilengkapi dengan buah yang lebih bervariasi, seperti buah naga, guna menambah selera makan sekaligus meningkatkan asupan gizi.
Pihak sekolah berharap adanya evaluasi dan perhatian dari instansi terkait agar program MBG benar-benar dapat mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan gizi siswa serta mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Yayasan Al Kausar maupun instansi terkait masih diupayakan untuk dimintai klarifikasi guna memperoleh keterangan lebih lanjut sehingga pemberitaan dapat berimbang.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Angsana Pandeglang Banten












